Jenis lantai yang kurang cocok untuk dapur

6 hours ago 6

Jakarta (ANTARA) - Lantai kayu dapat membuat dapur terlihat lebih hangat dan nyaman, tetapi penggunaannya perlu dipertimbangkan karena area tersebut rentan terkena tumpahan air, minyak, dan berbagai noda.

Mengutip Real Simple pada Jumat (18/9) waktu setempat, sejumlah ahli desain dan kontraktor menyebut dapur memiliki aktivitas yang cukup tinggi sehingga lantainya perlu tahan terhadap kelembapan dan mudah dibersihkan.

Pemilik Floor Coverings International Tim Oswald, mengatakan air menjadi salah satu risiko utama bagi lantai kayu di dapur. Kebocoran atau tumpahan yang tidak segera dibersihkan dapat membuat papan kayu melengkung, berubah warna, atau meninggalkan noda.

Dapur juga menjadi area yang lebih mudah membuat lantai tergores karena sering digunakan untuk memasak dan beraktivitas.

Baca juga: Cara menghilangkan bau di kulkas dengan bahan yang ada di rumah

Senada dengan hal itu, CEO Clever Tiny Homes Jonathan Palley juga mengatakan lantai kayu yang digunakan di dapur membutuhkan lapisan pelindung dan perawatan secara berkala agar tetap terjaga.

Meski begitu, pemilik rumah yang menyukai tampilan kayu tetap memiliki pilihan lain. Oswald menyarankan penggunaan luxury vinyl plank (LVP) tahan air yang memiliki tampilan menyerupai kayu, tetapi lebih tahan terhadap kelembapan.

Selain lantai kayu, beberapa pilihan lantai lain juga memiliki kekurangan ketika digunakan di dapur.

Batu alam berpori, seperti batu kapur, marmer, dan travertine, dapat menyerap minyak dan lebih mudah meninggalkan noda. Permukaan batu yang dipoles juga dapat menjadi licin ketika terkena air.

Laminasi juga perlu diperhatikan karena air yang masuk melalui celah antarpapan dapat menyebabkan lantai menggelembung atau terangkat. Kerusakan tersebut umumnya sulit diperbaiki tanpa mengganti bagian yang terdampak.

Sementara itu, karpet kurang praktis digunakan di dapur karena mudah menyerap cairan dan kotoran. Kondisi lembap juga dapat meningkatkan risiko munculnya jamur.

Lantai mosaik pun membutuhkan perhatian lebih dalam perawatan karena banyaknya garis nat yang dapat menjadi tempat menumpuknya kotoran. Untuk dapur, penggunaan ubin berukuran lebih besar dapat memudahkan proses pembersihan.

Baca juga: Christian Sugiono bagikan kiat pilih bak cuci piring di dapur

Baca juga: Makanan segar yang sebaiknya tidak disimpan dalam kulkas

Baca juga: Ini makanan yang sebaiknya tidak disimpan di pintu kulkas

Penerjemah: Farika Nur Khotimah
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |