Jakarta (ANTARA) - Ribuan pemilir dari berbagai daerah tiba di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, Jumat, menjelang puncak arus balik yang diperkirakan terjadi pada 28-29 Maret 2026 serta berakhirnya libur Lebaran 2026.
"Sebanyak 2.815 pemilir dan 470 bus tiba di terminal hingga Jumat siang. Pemilir dari berbagai daerah terus berdatangan menjelang puncak arus balik. Kedatangan bus sesuai jadwal," kata Komandan Regu Operasional Terminal Pulogebang, Daryanto saat ditemui di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, Jumat.
Jumlah tersebut merupakan akumulasi kedatangan sejak Jumat pukul 00.00 hingga 12.00 WIB. Arus kedatangan penumpang diperkirakan masih akan terus meningkat.
Daryanto mengatakan puncak arus balik diprediksikan terjadi pada akhir pekan ini, yakni 28-29 Maret mengingat para siswa mulai kembali bersekolah pada Senin mendatang (30/3).
Menurut data, masih terdapat arus mudik dari Terminal Pulo Gebang yakni sebanyak 628 pemilir dan 106 bus yang berangkat ke berbagai daerah hingga Jumat siang.
Daryanto mengatakan pihak terminal terus memastikan seluruh layanan tetap beroperasi optimal, mulai dari penginapan, layanan kesehatan 24 jam, hingga area bermain anak.
"Terminal menyiapkan sejumlah tempat untuk membantu masyarakat beristirahat," ucapnya.
Lebih lanjut ia mengimbau para pemilir untuk selalu menjaga kesehatan dan barang bawaannya masing-masing .
"Jaga kesehatan dan barang masing-masing agar kembali ke rumah dalam keadaan sehat walafiat," ucapnya.
Selain arus balik reguler, Terminal Pulo Gebang juga akan menerima kedatangan peserta program mudik gratis (mutis) dalam waktu dekat, yang diperkirakan turut menambah kepadatan di area kedatangan.
Baca juga: Pedagang di Terminal Pulo Gebang raup untung di tengah arus mudik
Baca juga: Pengelola sebut 3.440 pemilir tiba di Jakarta via Terminal Pulo Gebang
Pewarta: Asri Mayang Sari
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































