Jaktim perketat pengawasan jalan licin Kramat Jati akibat kecelakaan

1 hour ago 3

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Jakarta Timur memperketat pengawasan kondisi jalan yang licin di kawasan Pasar Kramat Jati sebagai upaya menindaklanjuti keluhan masyarakat, terutama setelah terjadinya kecelakaan.

Upaya itu juga menindaklanjuti kejadian kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan meninggalnya seorang pelajar bernama Hammamshidqi Hammamut (18) pada Senin (17/8) lalu.

"Penjagaan sementara tetap harus dijalankan lewat Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Sudin Lingkungan Hidup (LH), kecamatan dan kelurahan," kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin di Jakarta, Jumat.

Munjirin menyebut pihaknya sudah melakukan Rapat Koordinasi Relokasi Pasar Ikan Depan Pasar Kramat Jati di Kantor Walikota, Kamis (20/8).

Langkah ini juga diambil atas arahan langsung Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk menciptakan lingkungan kota yang aman, bersih, dan tertata secara berkelanjutan, sekaligus memastikan aktivitas perekonomian warga tetap berjalan dengan baik.

Munjirin menjelaskan kondisi jalan yang licin akibat ceceran limbah air dari aktivitas penjualan komoditas basah, seperti ikan dan kerang, memerlukan perhatian bersama, terutama di titik rawan.

"Ini dilakukan untuk mengatasi potensi bahaya bagi para pengguna jalan dan mencegah kecelakaan. Tapi, kita tegaskan semua harus sesuai aturan," ucap Munjirin.

Di sisi lain, Munjirin mengaku pasca insiden tersebut, Pemkot Jaktim terus menjalankan pengawasan di sepanjang Jalan Kramat Jati.

Lebih lanjut, sebagai bentuk komitmen dalam mendukung keberlanjutan usaha para pedagang, Pemkot Jakarta Timur tengah memetakan dan mempersiapkan opsi agar mereka tetap berdagang sesuai peraturan yang berlaku.

Pembahasan terus dilakukan bersama seluruh pihak termasuk perangkat kecamatan, kelurahan, RT dan RW.

Pembahasan juga melibatkan Perumda Pasar Jaya sebagai pengelola Pasar Kramat Jati, Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Sudin PPKUKM), Suku Dinas Bina Marga, serta pihak terkait lainnya.

Munjirin berharap koordinasi lintas sektor ini dapat menghasilkan penataan kawasan yang tidak menimbulkan persoalan baru, baik dari sisi keselamatan pengguna jalan, kebersihan lingkungan, kelancaran lalu lintas, maupun keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat.

Sebelumnya, seorang pelajar berinisial HH (18) meninggal dunia akibat terlindas truk di Jalan Raya Bogor, kawasan Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur (Jaktim), diduga saat berangkat sekolah.

HH meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya terlibat kecelakaan dengan dump truck. Kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi B 3122 SDL dengan dump truck Dinas Kebersihan bernomor polisi B 9728 TOQ.

Akibat kecelakaan tersebut, korban mengalami luka parah dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Petugas kemudian mengevakuasi korban ke RS Bhayangkara TK I Pusdokkes Polri Jakarta Timur untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

Baca juga: Pelajar tewas terlindas truk di Jaktim

Baca juga: Pramono minta Pasar Kramat Jati ditata usai pelajar tewas kecelakaan

Baca juga: Pramono minta seluruh pedagang masuk ke dalam Pasar Induk Kramat Jati

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |