Barantin suspend 19 perusahaan sarang walet langgar aturan ekspor

1 hour ago 3

Tangerang (ANTARA) - Badan Karantina Indonesia (Barantin) mengungkapkan bahwa sebanyak 19 perusahaan sarang burung walet dijatuhi sanksi penangguhan (suspend) akibat tidak memenuhi standar mutu yang ditetapkan dalam proses ekspor komoditas tropis ke Tiongkok, China.

Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin), Abdul Kadir Karding di Tangerang, Jumat mengatakan bahwa belasan perusahaan ekspor sarang walet yang ditangguhkan ini didapat dari total 57 perusahaan yang terdaftar.

"Yang memang nakal, terpaksa harus kita suspend. Kita suspend dari Indonesia dulu, jangan sampai di-suspend dari China, yang memang nakal," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa penangguhan ekspor sarang burung walet ke Tiongkok bukanlah sebuah bentuk penghentian total, melainkan langkah penertiban terhadap perusahaan yang melanggar ketentuan sebelum nantinya otoritas karantina Tiongkok atau General Administration of Customs China (GACC), menjatuhkan sanksi yang bisa berdampak lebih luas.

Baca juga: Barantin evaluasi unit usaha sarang walet agar kembali ekspor ke China

"GACC sebelumnya telah datang ke Indonesia untuk melakukan audit dan pembicaraan bilateral terkait standar ekspor komoditas tersebut," tuturnya.

​Ia juga menambahkan, sanksi ini dijatuhkan kepada perusahaan yang masih membandel, meski telah berkali-kali diperingatkan untuk melakukan perbaikan.

Menurut dia, berdasarkan hasil temuan di lapangan, pelanggaran utama yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan tersebut berkaitan dengan penggunaan zat kimia tambahan untuk mengubah penampakan fisik produk.

"Standar internasional menetapkan bahwa kandungan aluminium pada produk sarang burung walet tidak boleh melebihi ambang batas 200 PPM," jelasnya.

Baca juga: RealCo: Hilirisasi sarang walet buka peluang nilai tambah ekspor RI

Namun demikian, hasil pengawasan mendapati sejumlah produk yang diekspor memiliki kandungan aluminium jauh di atas ketentuan yang berlaku.

"Kandungan aluminiumnya ada yang 1000. Enggak boleh, itu berarti menggunakan zat-zat tertentu untuk pemutih, begitu," paparnya.

Di sisi lain, Barantin tetap membuka peluang bagi perusahaan baru atau eksportir yang berkomitmen untuk mematuhi standar ketat dari GACC Tiongkok agar roda perekonomian dan ekspor komoditas unggulan ini dapat terus berjalan secara aman dan berkelanjutan.

"Kita akan tetap menjaga agar roda perekonomian dan ekspor komoditas unggulan ini dapat terus berjalan secara aman dan berkelanjutan," kata dia.

Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arif
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |