ITS targetkan terima 7.160 mahasiswa baru pada SNPMB 2026

1 hour ago 2

Surabaya (ANTARA) - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menargetkan menerima 7.160 mahasiswa baru program sarjana dan vokasi melalui Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 yang dibuka melalui jalur nasional dan seleksi mandiri.

"Sebanyak 7.160 kursi untuk program S1 dan D4," kata Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITS Prof Nurul Widiastuti di Surabaya, Kamis.

Ia menjelaskan pada SNPMB 2026, ITS membuka tiga jalur utama seleksi untuk program sarjana dan vokasi, yakni Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT), serta seleksi mandiri ITS.

Baca juga: Dukung kampus ramah lingkungan, maba ITS dilarang bawa kendaraan

Secara umum, jadwal SNBP dan SNBT mengikuti ketentuan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Republik Indonesia. Sementara seleksi mandiri ITS terbagi menjadi Seleksi Mandiri ITS dengan Prestasi (SMITS FLAT) dan Seleksi Mandiri ITS dengan Tes (SMITS ACE).

"Pendaftaran SMITS FLAT dijadwalkan berlangsung pada 21 April hingga 6 Mei 2026, sedangkan SMITS ACE akan dibuka pada 12 Mei sampai 3 Juni 2026," katanya.

Menurut Nurul, SMITS FLAT menjadi jalur yang memberikan kesempatan luas bagi calon mahasiswa untuk dinilai berdasarkan prestasi akademik maupun non-akademik serta nilai rapor.

Sementara itu, SMITS ACE menitikberatkan pada seleksi melalui tes tulis berbasis komputer yang diselenggarakan secara luring di kampus ITS.

Ia menambahkan dari total 7.160 kursi yang tersedia untuk program sarjana dan sarjana terapan, sebanyak 1.639 kursi dialokasikan melalui jalur SNBP, 2.503 kursi melalui SNBT, dan 3.018 kursi melalui seleksi mandiri.

Selain itu, ITS juga membuka jalur International Undergraduate Program (IUP) dengan daya tampung 380 kursi yang dibagi dalam tiga gelombang seleksi.

Gelombang pertama telah berlangsung pada 12 Januari hingga 25 Februari 2026, sedangkan gelombang kedua dijadwalkan pada 1 April sampai 6 Mei 2026 dan gelombang ketiga pada 3 Juni hingga 30 Juni 2026.

Baca juga: ITS terima 2.363 mahasiswa baru lewat Jalur SNBT 2025

Baca juga: 1.547 mahasiswa baru masuk ITS lewat jalur SNBP 2025

Untuk memperluas akses pendidikan tinggi, ITS juga menyediakan berbagai skema beasiswa bagi calon mahasiswa, salah satunya Beasiswa Garuda yang memfasilitasi program joint degree dan double degree dengan perguruan tinggi di luar negeri melalui jalur IUP.

Selain itu, pada jenjang pascasarjana tersedia sejumlah skema pembiayaan, di antaranya Beasiswa Patriot, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Global Excellent Scholarship (GES), Beasiswa Unggulan ITS, Beasiswa Fast-D ITS, Beasiswa Pendidikan Doktor untuk Dosen Indonesia (PDDI), Beasiswa Pradoktoral, dan Beasiswa Angka Nitisastro.

Melalui berbagai jalur seleksi dan program beasiswa tersebut, ITS berupaya memperluas akses pendidikan tinggi yang inklusif sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya poin ke-4 tentang pendidikan berkualitas.

Pewarta: Willi Irawan
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |