International women's day, sinergi organisasi perempuan ditekankan

4 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi menekankan pentingnya kolaborasi antarorganisasi dan komunitas perempuan dalam memperkuat pemberdayaan perempuan serta perlindungan perempuan dan anak dari kekerasan.

"Momentum Hari Perempuan Internasional yang diperingati setiap 8 Maret menjadi pengingat bahwa perempuan adalah penggerak perubahan, baik di keluarga, komunitas, dunia usaha, dan dalam pembangunan masyarakat," kata Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi dalam keterangan di Jakarta, Selasa.

Hal itu dikatakannya saat menghadiri kegiatan Silaturahim Lintas Komunitas Perempuan bertajuk "Kolaborasi Perempuan, Cahaya Ramadhan" yang diselenggarakan oleh Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi).

Ia berharap peringatan Hari Perempuan Internasional dapat menjadi momentum untuk menguatkan sinergi organisasi dan komunitas perempuan.

Baca juga: Hari Perempuan Internasional momentum perkuat komitmen lindungi PRT

"Momentum ini juga menjadi ruang untuk merayakan kekuatan, keberanian, serta kontribusi perempuan melalui kolaborasi yang saling menguatkan agar setiap perempuan dapat berdaya dan berkontribusi secara penuh, termasuk dalam membantu sesama perempuan dan anak-anak rentan yang membutuhkan. Oleh karenanya, sinergi antarorganisasi dan komunitas perempuan menjadi sangat penting," kata Arifah Fauzi.

Ia menyampaikan apresiasi terhadap upaya Iwapi dan sejumlah perwakilan organisasi perempuan dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap urgensi pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Menurut dia, perempuan yang mengisi hampir setengah populasi Indonesia memiliki peran strategis dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

"Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh organisasi yang telah berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya perempuan dan anak. Komitmen ini tentu menjadi penguat bagi kinerja pemerintah," kata Arifah Fauzi.

"KemenPPPA juga menyambut baik keterlibatan berbagai organisasi perempuan, karena pelaksanaan amanat Asta Cita Presiden dan berbagai program prioritas tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah, melainkan memerlukan kolaborasi dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat," tambahnya.

Baca juga: Sekjen PBB serukan wujudkan keadilan bagi perempuan dan anak perempuan
Baca juga: International Women's Day, IYCTC soroti strategi rokok sasar perempuan

Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |