Jakarta (ANTARA) - Tim nasional hoki lapangan Indonesia menempati posisi ketiga Pool A klasemen sementara kualifikasi Asian Games 2026 sesusai kekalahan dari Oman di Royal Thai Air Force Hockey Field, Bangkok, Thailand, Jumat.
Indonesia sebelumnya memimpin klasemen Pool A dengan koleksi tiga poin setelah memenangi pertandingan pembuka 4-3 atas Hong Kong, Kamis (2/4).
Pada pertandingan tersebut, kapten tim Aulia Akbar Al Ardh tampil impresif dengan mencetak dua gol. Dua gol Indonesia lainnya masing-masing disumbangkan Khaerulloh Akmal dan Fadli Muhamad.
Namun, posisi Indonesia bergeser setelah kalah dari Oman 1-4. Kemenangan perdana Oman pada laga pembukanya itu membawa Negeri Seribu Satu Malam tersebut bertengger di puncak klasemen sementara Pool A.
Hong Kong berada di posisi kedua klasemen sementara Pool A dengan tiga poin bersih setelah kemenangan 4-3 atas Kazakhstan, Jumat. Indonesia berada di posisi ketiga, sementara Thailand dan Kazakhstan masing-masing menempati urutan keempat dan kelima.
Baca juga: Timnas hoki Indonesia kalah dari Oman pada kualifikasi Asian Games
Sementara itu, puncak klasemen sementara Pool B babak kualifikasi hoki lapangan Asian Games 2026 diduduki oleh Sri Lanka dengan enam poin bersih.
Kesuksesan tersebut diraih Sri Lanka setelah kemenangan atas Uzbekistan dengan skor 3-1 pada Kamis (2/4), dan kemenangan atas Bangladesh dengan skor 3-2 pada Jumat.
Uzbekistan berada di peringkat kedua klasemen sementara Pool B setelah penampilan dominan melawan Taiwan, Jumat, dengan kemenangan telak 8-0.
Bangladesh unggul dari Taiwan dengan berada di posisi ketiga setelah mengalahkan Negeri Formosa itu dengan 4-3 pada Kamis (2/4). Sementara, Taiwan sendiri berada di urutan terakhir klasemen sementara Pool B.
Kualifikasi hoki lapangan Asian Games 2026 akan berlangsung hingga 10 April, dengan babak penyisihan grup berlangsung hinga 7 April.
Baca juga: Timnas hoki lapangan putri Indonesia kunci peringkat ketiga klasemen
Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































