Hukum kemarin, penegasan Gerindra hingga Menteri HAM turunkan tim

22 hours ago 7

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah peristiwa hukum telah diwartakan oleh pewarta Kantor Berita ANTARA pada Minggu (19/7). Berikut beberapa berita pilihan yang masih menarik dibaca pagi ini.

1. Gerindra tegaskan Presiden tak pernah intervensi hukum

Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Gerindra Bambang Haryadi menegaskan Presiden Prabowo Subianto tidak pernah mengintervensi penanganan hukum di Tanah Air.

Penyataan ini sekaligus membantah klaim pengacara eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, Hotman Paris Hutapea yang membawa nama Presiden dalam konferensi pers kliennya.

Baca selengkapnya di sini.

2. Polisi bekuk pelaku penembakan WN China dan security di Badung

Tim gabungan Polda Bali, Polres Badung, Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta, dan pihak Imigrasi berhasil menangkap terduga pelaku penembakan yang melukai seorang warga negara (WN) China dan security di Canggu, Kabupaten Badung.

Penjabat Sementara Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti saat dikonfirmasi di Badung, Minggu, membenarkan penangkapan terduga pelaku.

Baca selengkapnya di sini.

3. KJRI Johor Bahru pulangkan anak WNI di Malaysia ke Bandung

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru memfasilitasi pemulangan anak warga negara Indonesia di Malaysia, yang terpisah dari ibunya karena masalah keimigrasian.

KJRI dalam keterangan di Kuala Lumpur, Minggu, menyampaikan anak WNI berinisial IN tersebut berusia 1 tahun 8 bulan.

Baca selengkapnya di sini.

4. Yusril sebut pendidikan etika sejak dini jadi kunci cegah korupsi

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menilai pendidikan etika sejak usia dini menjadi kunci untuk membangun generasi berintegritas dan memberantas segala bentuk korupsi di masa depan.

Menurut Yusril, upaya membangun negara yang bebas dari korupsi, manipulasi, dan suap tidak dapat dicapai dalam waktu singkat. Karena itu, diperlukan penanaman nilai-nilai moral dan etika secara berkelanjutan melalui pendidikan.

Baca selengkapnya di sini.

5. Menteri HAM kerahkan tim pantau bentrokan di Adonara NTT

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengerahkan jajaran Kantor Wilayah Kementerian HAM Nusa Tenggara Timur untuk memantau bentrokan antarwarga yang terjadi di Adonara, Flores Timur.

Dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, Pigai mengatakan bahwa langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap penanganan konflik yang telah menimbulkan korban jiwa dan kerugian materi.

Baca selengkapnya di sini.

Pewarta: Nadia Putri Rahmani
Editor: La Ode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |