Bangkok (ANTARA) - Jenama teknologi asal China Huawei menggandeng perancang perhiasan Francesca Amfitheatrof untuk menggarap segmen smartwatch (jam tangan pintar) mewah mereka Watch Ultimate Design Spring Edition, yang dipasarkan untuk perempuan.
"Francesca Amfitheatrof meyakini bahwa kecantikan seorang perempuan ibarat musim semi," kata Pakar Produk Senior di Huawei Farangis Sultonzoda saat peluncuran gawai tersebut di Bangkok, Thailand Kamis (7/5).
Amfitheatrof, yang pernah bekerja untuk Louis Vuitton dan Tiffany, membuat desain bagian dalam dial jam tangan berupa geometri potongan berlian yang dirangkai menyerupai kelopak bunga. Bagian dalam kelopak berwarna putih, sementara bagian luarnya hijau.
Ketika pengguna bergerak atau melihat jam tangan dari sudut pandang lain, dial jam tangan berukuran 42,9 milimeter itu akan berputar.
Baca juga: Xiaomi sedang siapkan Smart Band 10 Pro dalam waktu dekat
Pada bagian luar, Huawei memakai bahan gelas safir berbentuk berlian yang akan memantulkan cahaya dari luar.
Sementara pada strap atau tali jam tangan, Huawei dan Amfitheatrof membuat rancangan yang terinspirasi dari tanaman rambat yang menggambarkan pertumbuhan yang terjadi terus-menerus. Pada dial dan tali jam tangan, total terdapat 99 berlian kecil menghiasi gawai tersebut.
Meskipun dari luar terkesan seperti jam tangan analog, Watch Ultimate Design Spring Edition dilengkapi fitur-fitur smartwatch seperti pelacak kesehatan, pelacak olahraga, eSIM dan penghitung asupan kalori.
Huawei memasarkan jam tangan pintar tersebut seharga 3.799 euro atau sekitar Rp77,3 juta.
Selain Watch Ultimate Design Spring Edition, Huawei juga meluncurkan jam tangan pintar lainnya, yaitu Watch GT Runner 2 untuk penyuka olahraga lari, Watch Fit 5 Pro, Watch Fit 5 dan jam tangan untuk anak-anak Watch Kids X1 dan versi Pro.
Baca juga: Jam tangan pintar bisa jadi opsi alat bantu deteksi awal aritmia
Baca juga: Casio Luncurkan Jam Tangan MR-G dengan Motif Tradisional Jepang Berwarna Biru "Hanada-iro"
Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































