Jakarta (ANTARA) - Harga daging sapi di Pasar Tomang Barat, Grogol Petamburan, Jakarta Barat mencapai Rp160 ribu per kilogram pada H-3 Lebaran atau naik dari harga sebelumnya sebesar Rp140 ribu.
Pedagang bernama Adi (37), di Jakarta, Rabu, mengatakan, kenaikan tersebut telah terjadi sejak H-7 Lebaran.
“Untuk saat ini harga daging menyentuh di angka Rp160 ribu per kilogram. Itu sudah sejak H-7 Lebaran,” ujar Adi.
Adi mengatakan, kini hampir seluruh jenis potongan daging dijual dengan harga yang sama, termasuk bagian paha hingga bagian sengkel.
“Untuk sebelumnya di angka Rp140 ribu sampai Rp150.000. Sekarang sama semua, Rp160 ribu,” ujar dia.
Baca juga: Harga daging ayam dan sapi di pasar Jaktim mulai naik jelang lebaran
Kendati demikian, Adi menilai bahwa jumlah pembeli tahun ini justru sedikit penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
Ia menduga hal ini dipicu oleh tingginya harga daging.
“Kalau dibanding tahun lalu, pembeli sedikit menurun. Mungkin karena harga sekarang cukup tinggi,” jelasnya.
Dia menambahkan, pada Lebaran tahun lalu harga daging masih berada di angka Rp150 ribu per kilogram, yang dinilai lebih terjangkau bagi masyarakat.
“Kalau harga segitu biasanya ramai, pembeli juga lebih banyak,” ujarnya.
Baca juga: Sudin KPKP Jaktim awasi mutu pangan dan harga daging jelang Lebaran
Biasanya, kata Adi, dirinya mampu menjual sekitar 150 kilogram daging per hari atau setara dengan 1,5 kuintal.
Kendati demikian, ia memastikan pasokan daging tetap aman dan tidak mengalami kendala.
“Kalau saya dapat pasokan dari Rumah Potong Hewan (RPH) Cakung yang dikelola oleh Perumda Dharma Jaya milik Pemprov DKI Jakarta,” ucapnya.
Dia pun memperkirakan, lonjakan pembeli bakal terjadi pada pada H-2 hingga H-1 Lebaran.
Meskipun, kata Adi, tidak seramai tahun-tahun sebelumnya.
Baca juga: Pramono segera siapkan tempat penggemukan sapi Dharma Jaya di Ciangir
“Ramai, biasanya H-2 sampai H-1. Besok, terakhir biasanya,” katanya.
Kondisi harga jual daging itu, juga dialami oleh penjual lainnya, seperti Risky (35) dan Tomi (40).
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































