Gubernur Sumut minta Pertamina bereskan distribusi BBM dua hari

8 hours ago 1

Medan (ANTARA) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution meminta PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) membereskan distribusi bahan bakar minyak BBM dalam dua hari.

"Tadi disampaikan Pertamina, sebenarnya bukan BBM yang langka. Tetapi yang langka itu, katanya adalah pengemudi yang ngantar BBM. Ini harus selesai dua hari," ucap Bobby setelah mengikuti rapat koordinasi distribusi BBM di Kantor Gubernur Sumut, Selasa.

Akibat kondisi ini, lanjut dia, menyebabkan terjadi kelangkaan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di berbagai wilayah Sumut dalam beberapa hari terakhir.

Gubernur memastikan, kelangkaan BBM di sejumlah SPBU ini bukan disebabkan kekurangan pasokan, melainkan terganggunya distribusi akibat berkurangnya pengemudi truk pengangkut BBM di wilayah Sumut.

Menurutnya, berdasarkan penjelasan PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, bahwa persoalan utama saat ini berada pada distribusi BBM dari depo Pertamina ke SPBU.

"Menjadi kendala distribusinya, karena pengemudi truk pengangkut BBM berkurang. Informasi kami terima terjadi pemberhentian massal, sehingga armada pengangkut tidak bisa beroperasi secara normal," jelasnya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, kata dia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut telah berkoordinasi dengan Pertamina, TNI dam Polri guna memastikan distribusi BBM kembali berjalan normal.

Gubernur mengaku, Pemprov Sumut telah meminta personel TNI/Polri disiapkan untuk membantu proses distribusi, baik sebagai pengemudi dan pengamanan armada pengangkut BBM apabila dibutuhkan.

"Mulai malam ini, kami minta tim TNI dan Polri siap. Tinggal menunggu kebutuhan yang disampaikan oleh Pertamina, berapa jumlah personel yang diperlukan untuk membantu distribusi," ujar dia.

Pihaknya juga menegaskan, Pemprov Sumut siap memberikan dukungan agar distribusi BBM ini tidak berlarut-larut dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun roda perekonomian di daerah.

"Soal perekrutan atau pemberhentian pengemudi, itu ranah internal mereka. Terpenting bagi kami, jangan sampai persoalan internal ini berdampak kepada masyarakat Sumatera Utara," kata dia.

Gubernur juga memastikan bahwa stok BBM depo Pertamina atau terminal BBM di Jalan Komodor Laut Yos Sudarso, Km 19,5, Labuhan Del Medan tersedia mencukupi kebutuhan masyarakat Sumut.

"Stok aman, dan pasokan juga tetap berjalan. Jadi persoalannya bukan pada ketersediaan BBM, tetapi pada distribusinya," tutur Bobby.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi, dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sumut Dedi Jaminsyah Putra Harahap mengungkapkan bahwa Pertamina berupaya menormalkan distribusi BBM di SPBU di berbagai wilayah Sumut sesegera mungkin.

"Pak Gubernur meminta dalam dua hari ini harus sudah normal, dan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut berkomitmen mengupayakannya secepat mungkin, sesegera mungkin," kata Dedi.

PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut akan mengoptimalkan penyaluran BBM di wilayah Sumut guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.

"Untuk memastikan penyaluran tetap berjalan optimal, Pertamina telah menambah 15 unit mobil tangki," ujar Area Manager Communication, Relations and CSR Regional Sumbagut Fahrougi Andriani Sumampouw di Medan, Senin (13/7).

Fahrougi mengaku, Pertamina terus memperkuat operasional dengan menambah 30 awak mobil tangki guna mendukung kelancaran distribusi BBM dari Fuel Terminal Medan ke SPBU di berbagai wilayah Sumatera Utara.

Baca juga: KAI: Lokomotif gunakan bahan bakar B40 sebagai bentuk inovasi energi

Baca juga: Anggota DPR pertanyakan kinerja Pertamina usai BBM langka di Sumut

Pewarta: Muhammad Said
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |