Palangka Raya (ANTARA) - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran menggratiskan ribuan paket sembako murah dalam kegiatan Pasar Murah Spesial Ramadhan bagi Mahasiswa di Kota Palangka Raya, Rabu (11/3).
“Kami ingin membantu meringankan beban mahasiswa agar tetap fokus belajar tanpa perlu khawatir terhadap kebutuhan bahan pokok, seperti beras, minyak dan gula,” kata Agustiar.
Baca juga: Gubernur Kalteng: Program bantuan masyarakat bukti hadirnya pemerintah
Melalui kegiatan ini Pemprov Kalteng ingin hadir untuk membantu meringankan beban mahasiswa agar dapat menjalani perkuliahan dengan lebih tenang tanpa harus khawatir terhadap kebutuhan pokok sehari-hari.
Pihaknya memahami kehidupan mahasiswa tidak selalu mudah, terutama bagi mereka yang datang dari daerah pedalaman kabupaten dan harus hidup jauh dari keluarga.
“Banyak di antara mahasiswa berasal dari keluarga sederhana, bahkan harus merantau dari daerah yang jauh,” tuturnya.
Dalam Pasar Murah Spesial Ramadhan bagi Mahasiswa hari ini disediakan sebanyak 3.000 paket sembako.
Setiap paket terdiri atas beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, minyak goreng 2 liter, serta 1 kaleng susu kental manis, dengan harga awal senilai Rp144.750 per paket. Pemprov kemudian memberi subsidi sebesar Rp134.750 per paket, sehingga setiap mahasiswa hanya perlu menebus setiap paketnya dengan Rp10 ribu.
Kemudian, gubernur kembali mengambil kebijakan agar Rp10 ribu tersebut kembali dibayarkan pihaknya, sehingga semua paket sembako yang disediakan bagi mahasiswa tersebut menjadi gratis. Selain itu, masing-masing mahasiswa juga diberikan bantuan uang tunai Rp100 ribu.
Baca juga: Kalteng gelar Pasar Murah Berkah bantu penuhi kebutuhan masyarakat
Baca juga: Gubernur Kalteng instruksikan pelaksanaan pasar murah berbagai daerah
Pelaksana tugas Sekda Kalteng Leonard S. Ampung menambahkan pelaksanaan pasar murah ini sebagai salah satu upaya menjaga stabilitas harga barang kebutuhan pokok terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
"Tentu mendekati hari raya ini kecenderungan harga di pasaran meningkat, salah satu cara yang pemprov lakukan melaksanakan pasar murah atau pasar penyeimbang," ujarnya.
Melalui berbagai kegiatan intervensi pasar, diharap stabilitas harga barang kebutuhan pokok dapat terjaga sehingga mencegah terjadinya lonjakan.
Pewarta: Muhammad Arif Hidayat
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































