Filipina ajak insan media siarkan upaya ASEAN atasi tantangan kawasan

1 day ago 7

Jakarta (ANTARA) - Sebagai pemegang keketuaan ASEAN tahun 2026, Filipina menekankan pentingnya peran media di Asia Tenggara untuk menyiarkan langkah bersama yang disepakati para pemimpin ASEAN dalam mengatasi dampak konflik Timur Tengah di kawasan.

Menurut Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Filipina Dave Gomez, kesuksesan KTT ke-48 ASEAN di Cebu pekan ini amat bergantung pada komunikasi publik yang dijalankan oleh media di Asia Tenggara.

“Kami yakin bahwa dengan bantuan Anda semua, pesan kunci akan persatuan, kemajuan, dan kolaborasi dari Cebu akan terpancar kuat dari organisasi dan saluran media Anda sekalian,” kata Gomez saat membuka Pusat Media Internasional ASEAN 2026 di Cebu, Filipina, Selasa (5/5).

Menurut rilis pers ASEAN 2026, dipantau di Jakarta, Rabu, Kepala PCO Filipina mengungkapkan bahwa fokus KTT ASEAN kali ini mencakup isu ketahanan energi dan kesatuan respons memitigasi dampak konflik Timteng terhadap negara anggota ASEAN.

Ketahanan menghadapi bencana juga menjadi bagian dari agenda bersama ASEAN kali ini, dengan negara-negara anggotanya sepakat memajukan kerangka kolaborasi berdasarkan sistem peringatan dini berbasis komunitas, respons kemanusiaan cepat tanggap, dan dukungan bagi masyarakat terdampak.

“Melalui laporan Anda sekalian, dunia akan memahami hasil dari keamanan dan perdamaian kawasan, integrasi ekonomi, pembangunan berkelanjutan, dan komitmen bersama kita untuk ‘Menavigasi Masa Depan Kita, Bersama’,” kata Gomez, merujuk pada tema keketuaan ASEAN oleh Filipina tahun ini.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Cebu Pamela S. Baricuatro menegaskan kembali kesiapan daerahnya menjadi tuan rumah KTT ASEAN 2026.

Ia pun mengharapkan KTT tersebut menjadi momentum yang membuka kemitraan dan investasi baru serta pariwisata berkelanjutan dan pembangunan ekonomi jangka panjang bagi Cebu.

“Kepada para mitra ASEAN, kami tak hanya menyambut kalian sebagai tamu, tapi juga sebagai kolaborator dalam membangun kawasan yang lebih dinamis dan inklusif,” kata Baricuatro.

Sementara itu, Cindi Chan, Wali Kota Lapu-Lapu City, tempat dilaksanakannya KTT ke-48 ASEAN, berkata bahwa agenda besar tersebut mendukung upaya wilayahnya memosisikan diri sebagai pusat kegiatan MICE (pertemuan, insentif, konferensi, dan pameran) di Filipina.

Menjelang KTT ke-48 ASEAN pada Jumat (8/5), serangkaian pertemuan tingkat menteri akan digelar terlebih dahulu pada Kamis (7/5), antara lain Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN (AMM) dan Pertemuan ke-31 Dewan Komunitas Politik-Keamanan ASEAN (APSC).

Baca juga: Filipina selenggarakan rangkaian pertemuan persiapan KTT ke-48 ASEAN

Baca juga: Ketahanan bencana jadi agenda utama KTT ASEAN 2026

Pewarta: Nabil Ihsan
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |