Empat agenda pariwisata NTB masuk KEN 2025

1 week ago 7

Mataram (ANTARA) - Empat agenda kegiatan pariwisata di Provinsi Nusa Tenggara Barat masuk dalam kegiatan Kharisma Event Nusantara 2025 yang diumumkan Kementerian Pariwisata.

"Alhamdulillah kementerian pariwisata mengumumkan 110 KEN 2025. Alhamdulillah dari 110 itu, NTB ada empat kegiatan yang masuk KEN," kata Kepala Dinas Pariwisata NTB, Jamaluddin Malady dihubungi di Kota Bima, Mataram, Jumat.

Ia menyebutkan, empat agenda pariwisata NTB yang masuk dalam KEN 2025, yakni Alunan Budaya Desa Pringgasela di Kabupaten Lombok Timur. Festival Rimpu Mantika di Kota Bima, Perang Topat di Kabupaten Lombok Barat dan Gili Festival di Kabupaten Lombok Utara.

"Kalau di bandingkan provinsi lain, seperti NTT dan Bali tetangga terdekat, kita (NTB) dapat empat, Bali tiga, NTT ada tiga," ujarnya.

Jamaluddin mengatakan, dengan lolosnya empat kegiatan ini masuk dalam KEN 2025, pihaknya meminta agar pemerintah kabupaten/kota melalui Dinas Pariwisata setempat untuk dapat bersinergi dan berkolaborasi untuk mempersiapkan kegiatannya dengan baik.

"Karena KEN ini sudah di umumkan maka teman-teman kabupaten/kota bisa bekerjasama dengan panitia supaya KEN sudah lolos ini benar-benar dilaksanakan lebih maksimal lagi dari kegiatan tahun-tahun sebelumnya," kata Jamal sapaan akrabnya.

Selain memperkuat sinergi dan kolaborasi antara pemda dan panitia kegiatan, Jamal juga meminta agar kabupaten/kota yang menjadi lokasi kegiatan melakukan evaluasi, untuk melihat apa yang masih kurang pada tahun sebelumnya sehingga bisa dibenahi di tahun ini.

"Misalkan kalau tahun lalu terbentur anggaran, maka mulai sekarang mencari mitra sebagai sponsor. Dan tidak lupa wilayah terdekat juga mesti di ajak dan dilibatkan," ujarnya.

Lebih jauh Jamal mengatakan, untuk dukungan anggaran, empat kegiatan yang masuk dalam KEN tersebut dipastikan mendapatkan anggaran dari pemerintah pusat melalui Kempar RI, hanya saja anggaran yang diberikan tidak besar. Oleh karena itu, Jamal berharap panitia bersama pemda lebih aktif mencari sumber anggaran.

"Bagi daerah yang masuk KEN, biasanya mendapatkan bantuan stimulan dari Kemenpar. Tapi tidak besar, maka pemda bersama panitia harus kreatif dan inovasi," ujar Jamaluddin.

Kementerian Pariwisata secara resmi mengumumkan 110 kegiatan terbaik KEN tahun 2025. Pengumuman ini disampaikan melalui penayangan video pendek berdurasi enam menit di kanal YouTube Karisma Event Nusantara pada Jumat pukul 10.00 WIB.

Video tersebut merangkum 110 acara unggulan yang dipilih dari seluruh provinsi di Indonesia. Acara-acara tersebut terbagi dalam lima kategori utama, yaitu budaya, karnaval, seni, musik, dan kuliner.

Tahun ini, kategori budaya mendominasi dengan 80 pagelaran, disusul oleh 10 karnaval, 10 pameran seni, 7 konser musik, dan 3 event kuliner.

KEN merupakan program tahunan Kementerian Pariwisata yang bertujuan memilih dan mengkurasi acara terbaik di seluruh Indonesia. Program ini bertujuan mendorong pertumbuhan pariwisata dan ekonomi kreatif di daerah, serta memberikan dampak positif secara sosial, budaya, dan lingkungan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |