DKI upayakan tiang monorel di Senayan digunakan reklame

3 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengupayakan agar sebagian tiang monorel yang mangkrak di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, digunakan untuk reklame.

“Kami sedang mencoba agar dari beberapa tiang yang ada bisa digunakan untuk reklame, tetapi mungkin tidak semua,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno di Jakarta, Kamis.

Dia yang pernah menjabat sebagai anggota DPR RI untuk periode 2019-2024 itu mengakui keberadaan tiang mangkrak salah satunya di pintu belakang gedung DPR/MPR RI cukup mengganggu.

Namun, kata dia, kewenangan penanganan tiang monorel itu ada di Kementerian Sekretariat Negara (Setneg), bukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sehingga belum akan dibongkar.

“Untuk Senayan yang saya ingat, yang saya tahu itu adalah wewenang Setneg,” kata Rano.

Baca juga: Pembongkaran tiang monorel akan fokus di Jalan Rasuna Said

Baca juga: Pembongkaran tiang monorel di Jalan Rasuna Said resmi dimulai

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno di Jakarta, Kamis (15/1/2026). (ANTARA/Lia Wanadriani Santosa)

Pemprov DKI Jakarta pada Rabu (14/1) mulai membongkar 109 tiang monorel yang mangkrak di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan dengan anggaran sebesar Rp254 juta.

Selain pembongkaran tiang monorel yang mangkrak, Pemprov DKI berencana melakukan penataan di kawasan tersebut, yang meliputi pembuatan taman, pedestrian serta selokan.

Penataan tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran sebesar Rp102 miliar.

“Rp100 miliar itu bukan buat biaya tebang (bongkar tiang) monorel. Kalau tebang monorel hanya Rp254 juta, tapi untuk membuat infrastruktur mulai Menteng sampai ujung,” kata Rano

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |