Jakarta (ANTARA) - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengatakan penurunan suku bunga layanan pembiayaan PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) menjadi 8 persen akan segera ditindaklanjuti oleh Danantara Indonesia selaku holding BUMN.
PNM Mekaar merupakan layanan pinjaman modal usaha tanpa agunan dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM) (Persero), bagian dari BRI Group, untuk para pelaku usaha ultramikro yang berasal dari keluarga prasejahtera, terutama perempuan. Sebelumnya, suku bunga pinjaman yang diterapkan berkisar antara 18-25 persen.
“Alhamdulillah, ini tadi sudah diputuskan (suku bunga PNM Mekaar turun menjadi 8 persen) dan akan segera ditindaklanjuti oleh PNM bersama-sama dengan Danantara. Tinggal nanti sedang disiapkan payung hukumnya,” kata Maman Abdurrahman di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin.
Ia mengatakan, pemerintah akan mensubsidi penurunan suku bunga pinjaman dari 18-25 persen menjadi 8 persen tersebut bagi sekitar 10-15 juta nasabah PNM Mekaar.
Ia menuturkan, selama lebih dari satu dekade, para nasabah menanggung biaya pinjaman yang relatif tinggi karena layanan PNM Mekaar tidak hanya sebatas menyalurkan pinjaman, tapi juga memberikan pendampingan bagi para pelaku usaha.
Maman menyatakan, PNM mengerahkan petugas yang terdiri dari account officer dan account advisor untuk melakukan pendampingan intensif, pembinaan, hingga pemantauan perkembangan usaha para nasabah.
“Kenapa mereka (nasabah PNM Mekaar) dianggap (harus membayar) biayanya cukup tinggi? Karena mereka ini harus didampingi. Jadi, di PNM itu punya account officer memberikan pendampingan, monitoring (pemantauan) pada ibu-ibu (nasabah) ini,” imbuhnya.
Pihaknya bersama Komite Kebijakan Pembiayaan bagi UMKM akan terus mengawal implementasi kebijakan tersebut agar dapat berjalan secara tepat sasaran, efektif, dan memberikan manfaat secara menyeluruh bagi para pelaku usaha ultramikro.
Sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem pemberdayaan UMKM secara terpadu, Kementerian UMKM juga akan mengintegrasikan data penerima pembiayaan PNM Mekar ke dalam platform SAPA UMKM.
Melalui integrasi tersebut, data dan layanan UMKM yang dimiliki kementerian, lembaga, pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan lainnya akan terhubung dalam satu platform.
Baca juga: PNM Mekaar bantu perempuan ultra mikro tumbuh dan terbebas dari jerat rentenir
Baca juga: Prabowo instruksikan agar suku bunga PNM di bawah 9 persen
Baca juga: PNM perkuat pelatihan dan vokasi tingkatkan kualitas SDM
Pewarta: Uyu Septiyati Liman
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































