Danantara targetkan revitalisasi GBK dongkrak belanja wisman

6 hours ago 5

Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Roeslani menargetkan revitalisasi komprehensif kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, dapat meningkatkan rata-rata pengeluaran wisatawan mancanegara selama berkunjung ke Indonesia.

"'Average spending' kita (pengeluaran rata-rata) itu baru 1.100-an dolar AS lebih. Nah, bagaimana untuk meningkatkan 'average spending'-nya juga," kata Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin.

Menurut Rosan, daya saing sektor pariwisata Indonesia masih tertinggal dibandingkan sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara, sehingga diperlukan pengembangan destinasi dan ekosistem pariwisata yang lebih kompetitif.

"Kalau kita lihat sektor pariwisata Indonesia dibandingkan negara-negara ASEAN, kita memang masih cukup jauh dibandingkan Thailand, Singapura, dan negara lainnya," ujarnya.

Karena itu, Danantara akan menerapkan strategi pengembangan pariwisata yang menyasar berbagai segmen pasar, mulai dari wisata massal hingga wisata minat khusus dengan nilai ekonomi tinggi.

Baca juga: Danantara sebut eks Hotel Sultan akan dirobohkan untuk ikon baru

Baca juga: Pemerintah manfaatkan aset eks Hotel Sultan untuk kesejahteraan rakyat

Menurut dia, pengembangan tersebut akan mengombinasikan potensi pasar wisata massal dengan segmen wisata premium yang mengutamakan pengalaman dan kualitas layanan.

Rosan mengatakan pengembangan infrastruktur pariwisata itu juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar Danantara membenahi ekosistem pendukung perjalanan secara menyeluruh.

"Tidak hanya pariwisatanya sendiri, tetapi juga logistik, kenyamanan, transportasi, aksesibilitas, dan kebersihannya. Semua harus dilihat secara keseluruhan," katanya.

Selain membenahi ekosistem pendukung, kawasan GBK juga akan dikembangkan sebagai pusat ekonomi baru berbasis wisata olahraga (sport tourism) yang memenuhi standar internasional.

"Tetap ada GBK-nya, tetapi semuanya akan kita tingkatkan dan sempurnakan sesuai standar internasional atau 'world-class standard'," ujar Rosan.

Baca juga: PN Jakpus: Nilai kawasan eks Hotel Sultan yang dieksekusi Rp28,9 T

Baca juga: Polisi amankan 119 orang saat ricuh eksekusi eks Hotel Sultan

Rosan belum merinci jadwal pelaksanaan maupun kebutuhan investasi revitalisasi kawasan GBK. Menurut dia, proyek tersebut masih dalam tahap pembahasan dan penyusunan desain kawasan secara menyeluruh.

Pewarta: Aditya Ramadhan, Fathur Rochman
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |