Danantara sebut eks Hotel Sultan akan dirobohkan untuk ikon baru

8 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Roeslani menyatakan bahwa gedung eks Hotel Sultan di Kompleks Gelora Bung Karno Jakarta akan dirobohkan untuk membangun kawasan ikon baru Indonesia.

"Pada saat ini mungkin saya belum bisa mengatakan, tapi rencana itu akan dijadikan suatu kawasan baru ya. Eventually iya (akan dirobohkan)," kata Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin.

Ia menjelaskan bahwa perubahan tersebut akan dilakukan secara komprehensif guna memberikan dampak nyata kepada perekonomian dan rakyat Indonesia.

Menurut Rosan, rencana desain ulang berstandar internasional menyasar area eks Hotel Sultan dan juga mencakup seluruh kawasan Gelora Bung Karno (GBK).

"Tidak hanya di daerah GBK ini, tapi juga secara keseluruhan akan didesain ulang dari termasuk lapangan golf sampai juga dengan area GBK yang kurang lebih itu luasnya 200 hektare," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa di dalam kawasan baru tersebut nantinya tetap akan dibangun fasilitas penginapan komersial.

Rosan memastikan pembangunan itu akan menghadirkan akomodasi yang lebih banyak dari sebelumnya untuk mendukung fasilitas publik di pusat kota.

"Nanti di antaranya pastinya ada hotel juga ya. Dan tidak satu. Jadi tentu saja ini dijadikan ikon baru untuk Indonesia," ucap Rosan.

Terkait dengan manajemen operasional setelah proyek selesai, Rosan menyebut bahwa pemerintah akan melibatkan badan usaha milik negara (BUMN) di sektor aviasi dan pariwisata.

"Ya nantinya pengelolaannya kita akan pakai Injourney, Meru, dan yang lain. Kan Meru juga sudah sangat-sangat baik ya," tutur Rosan.

Baca juga: Wamensesneg pastikan nasib karyawan eks Hotel Sultan diperhatikan

Baca juga: Pemerintah manfaatkan aset eks Hotel Sultan untuk kesejahteraan rakyat

Baca juga: Istana: Hotel Sultan tidak ditutup, pengelolaannya dialihkan ke PPKGBK

Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |