Kabupaten Bogor (ANTARA) - Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan seleksi terbuka jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor dilaksanakan secara transparan dan objektif untuk menjaring aparatur sipil negara (ASN) terbaik berdasarkan kompetensi.
"Transformasi kepegawaian dan rekrutmen ASN Kabupaten Bogor ingin mencari potensi-potensi aparatur sipil negara yang terbaik. Proses penjaringan jabatan ASN eselon III kita lakukan setransparan mungkin dan seobjektif mungkin," kata Rudy Susmanto usai menghadiri seleksi terbuka di Cibinong, Selasa.
Ia menjelaskan, bersama tim seleksi, dirinya mewawancarai langsung lima peserta terbaik pada setiap formasi jabatan untuk menilai kapasitas serta potensi masing-masing kandidat.
Baca juga: KPK ingatkan seleksi jabatan ASN bebas konflik kepentingan
Menurut Rudy, masih banyak ASN berpotensi yang selama ini belum memiliki kesempatan menunjukkan kemampuannya karena bertugas di OPD yang jauh dari pusat pemerintahan.
"Banyak orang hebat yang tidak pernah muncul karena dinasnya jauh dari kantor pemerintah. Hari ini bakat-bakat hebat di Kabupaten Bogor mulai terlihat satu per satu secara langsung," ujarnya.
Ia menambahkan peserta yang belum lolos pada formasi yang dilamar tetap berpeluang mengisi jabatan lain apabila dinilai memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.
"Kalaupun tidak lolos pada jabatan yang dilamar, tetapi kami melihat beliau memiliki potensi lain, maka akan kami tempatkan di OPD lain sesuai bidangnya masing-masing," katanya.
Sementara itu, Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bogor Muhamad Zulfikar mengatakan seleksi terbuka tahap kedua mencakup empat formasi kepala bidang, setelah sebelumnya dilakukan seleksi untuk dua jabatan sekretaris dinas.
Menurut Zulfikar, setiap formasi diikuti lima peserta terbaik yang lolos melalui delapan tahapan seleksi, mulai dari seleksi administrasi, tes berbasis komputer (CAT), hingga penilaian lainnya sebelum mengikuti wawancara akhir.
"Yang diwawancarai langsung oleh Bupati merupakan lima besar hasil seleksi sebelumnya pada masing-masing jabatan," katanya.
Pada periode ini, Pemerintah Kabupaten Bogor membuka 31 formasi jabatan di Dinas Kebudayaan serta Dinas Pertanahan dan Tata Ruang. Sebanyak 313 ASN tercatat mendaftar mengikuti proses seleksi tersebut.
Pewarta: M Fikri Setiawan
Editor: Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































