Bupati Banyumas pastikan kesiapan pengamanan arus mudik Lebaran

1 hour ago 2

Purwokerto (ANTARA) - Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono memastikan kesiapan pengamanan arus mudik Lebaran 2026 melalui sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan berbagai pemangku kepentingan guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

“Pemudiknya kita sambut bersama TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder, termasuk organisasi seperti PMI dan Pramuka juga terlibat,” kata Sadewo usai Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026 di halaman Markas Kepolisian Resor Kota Banyumas, Purwokerto, Jawa Tengah, Kamis.

Menurut dia, Kabupaten Banyumas diperkirakan akan mengalami peningkatan keramaian selama musim mudik Lebaran karena menjadi salah satu tujuan favorit pemudik.

Bahkan, dia mengaku mendapat informasi dari pihak PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto bahwa Banyumas masuk dalam lima besar daerah tujuan mudik pada Lebaran 2026.

“Informasinya Banyumas menjadi salah satu lima besar tujuan favorit untuk mudik. Jadi saya yakin nanti keramaian di Purwokerto dan Banyumas akan luar biasa,” ujarnya.

Ia mengatakan arus mudik juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah karena meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Setiap mudik multiplier effect (efek pengganda) ekonominya juga luar biasa karena menggerakkan perekonomian di Purwokerto,” katanya Sadewo.

Baca juga: Pemkab Banyumas siapkan lima bus mudik gratis Lebaran 2026

Salah satu upaya untuk mendukung kelancaran arus mudik, kata dia, pemerintah daerah telah melakukan perbaikan infrastruktur jalan yang menjadi jalur utama pemudik.

Bupati Banyumas telah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Banyumasn untuk memperbaiki ruas jalan yang dilalui pemudik, meskipun dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran.

“Tidak mungkin di-overlay (lapis ulang) semua karena anggaran terbatas, jadi kita lakukan perbaikan dan tambal sulam agar jalan tetap mulus dilalui,” kata Bupati.

Sementara itu, Kepala Polresta Banyumas Komisaris Besar Polisi Petrus Silalahi mengatakan Polresta Banyumas menyiapkan sekitar 822 personel atau dua pertiga dari total kekuatan untuk mendukung pengamanan Operasi Ketupat Candi 2026.

“Kami sudah menyiapkan sekitar 822 personel untuk membantu para pemudik ataupun mengamankan kegiatan masyarakat selama Lebaran,” katanya.

Ia mengatakan Polresta Banyumas juga menyiapkan sejumlah pos pengamanan dan pos pelayanan di beberapa titik strategis.

Baca juga: Bupati Banyumas: Angkutan Lebaran gratis bentuk kepedulian pemerintah

Dalam hal ini, kata dia, pos pengamanan terpadu ditempatkan di kawasan Alun-Alun Purwokerto yang melibatkan berbagai instansi dan organisasi masyarakat.

Selain itu, kata dia, pos pengamanan jalur arus balik disiapkan di Ajibarang, Kemranjen, dan Wangon untuk mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan pada periode H+3 hingga H+5 Lebaran.

Menurut dia, Polresta Banyumas juga menyiapkan pos pelayanan di Stasiun Purwokerto dan Terminal Bulupitu guna membantu pemudik yang membutuhkan layanan informasi, kesehatan, maupun tempat beristirahat.

Bahkan, kata dia, aparat juga menyiapkan layanan bengkel bergerak, derek kendaraan, serta tim medis mobile untuk membantu pemudik yang mengalami kendala di perjalanan.

“Kami ingin para pemudik yang melintas di Banyumas merasa didampingi oleh petugas, baik dari kepolisian, pemerintah daerah, maupun unsur masyarakat,” kata Kapolresta.

Baca juga: Menteri PU: Tingkat kemantapan jalan nasional 93,5 persen dukung mudik

Baca juga: MPR: Kesiapan transportasi pemudik harus dipastikan aman dan nyaman

Pewarta: Sumarwoto
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |