Bulog Kediri sebut stok beras untuk Lebaran 2026 aman 

1 hour ago 1
Stok kami banyak dan cukup berlimpah, apalagi saat ini kami masih melakukan penyerapan gabah beras

Kediri (ANTARA) - Perusahaan Umum (Perum) Bulog Kantor Cabang Kediri, Jawa Timur, mengungkapkan stok beras yang ada di gudang aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Lebaran 2026.

Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Kediri Harisun menjelaskan saat ini stok beras di gudang mencapai 70 ribu ton. Jumlah itu masih cukup untuk 23 bulan ke depan, sehingga untuk kebutuhan Lebaran pun juga aman.

"Stok kami banyak dan cukup berlimpah, apalagi saat ini kami masih melakukan penyerapan gabah beras. Jadi, secara akumulasi pasti nanti bertambah," katanya di Kediri, Kamis.

Ia menambahkan Bulog Kediri secara masif melakukan penyerapan gabah petani. Sesuai dengan aturan, harga pembelian pemerintah (HPP) untuk gabah kering panen (GKP) di tingkat petani sebesar Rp6.500 per kilogram.

Ia menyebutkan penyerapan gabah saat ini sudah sekitar 23 persen dari total target pada 2026 yakni 73 ribu ton. Dengan 23 persen, Bulog sudah mendapatkan sekitar 17 ribu ton gabah petani.

Baca juga: Bulog pastikan stok beras-minyak goreng aman hingga akhir tahun

Baca juga: Bulog pastikan stok beras nasional aman di tengah gejolak Timur Tengah

Ia juga mengatakan stok itu juga akan berkurang seiring dengan program pemerintah seperti adanya pasar murah serta pendistribusian ke mitra Bulog. Bulog bekerja sama dengan berbagai instansi pemerintah dalam kegiatan pasar murah.

Sementara itu, pada musim panen 2026 ini, Harisun menjelaskan bahwa petani juga sudah memahami terkait dengan aturan serta standardisasi gabah yang bisa terserap.

Petani lebih teredukasi tentang kualitas gabah yang bisa masuk ke Bulog di antaranya terkait dengan kotoran.

Bulog, kata dia, juga siap untuk menyerap gabah petani. Mereka juga bisa lapor jika hendak panen sehingga gabah bisa diserap.

"Kami siap menyerap berapapun yang petani panen. Dan alhamdulillah sudah jalan. Skema dan sistem sudah jalan. Yang penting mereka mengurus ke PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan), Insya Allah kami serap seluruhnya," kata dia.

Bulog, kata dia, juga bermitra dengan 27 mitra yang tersebar di wilayah Bulog Kediri, yakni Kota/Kabupaten Kediri serta Kabupaten Nganjuk.

Para mitra juga sudah melengkapi diri dengan berbagai fasilitas seperti pengering dan sebagainya.

Hal ini mengantisipasi jika cuaca hujan, sehingga gabah tidak kunjung kering, sebab jika dibiarkan kualitas gabah menjadi tidak bagus.

Pihaknya berharap penyerapan gabah pada musim 2026 ini bisa lancar sehingga stok yang ada juga mencukupi.

Baca juga: Pemerintah ekspor 2.280 ton beras untuk jamaah haji RI di Arab Saudi

Baca juga: BRIN-Bulog jaga stabilitas pangan lewat pemanfaatan teknologi iradiasi

Pewarta: Asmaul Chusna
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |