Banda Aceh (ANTARA) - Badan Penanggungan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh menyatakan sebanyak 543 keluarga terdampak bencana di kabupaten itu sudah menempati hunian sementara (huntara).
Pelaksana Harian Kepala BPBD Kabupaten Pidie Jaya Okta Handipa yang dihubungi dari Banda Aceh, Rabu, mengatakan huntara tersebut tersebar di sejumlah lokasi di Kecamatan Meureudu dan Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya.
Baca juga: Mendagri cek kesiapan huntara di Kabupaten Pidie Jaya
"Hingga saat ini sebanyak 543 keluarga terdampak bencana hidrometeorologi sudah menempati huntara. Jumlah tersebut akan terus bertambah menyusul selesai pembangunannya huntara," katanya.
Okta Handipa menyebutkan total huntara yang dibangun di Kabupaten Pidie Jaya mencapai 1.347 unit. Dari 1.347 unit huntara tersebut, sebanyak 866 unit sudah selesai dibangun dan sebanyak 481 unit lainnya masih dalam proses pembangunan.
"Dari 866 unit huntara yang sudah selesai, sebanyak 543 unit sudah ditempati dan 323 unit belum dihuni. Yang belum dihuni tersebut segera ditempati keluarga korban terdampak bencana," katanya.
Menurut dia, progres pembangunan huntara bervariasi berkisar 80 hingga 90 persen. Saat ini, penyelesaian pembangunan huntara terus dipacu dan ditargetkan sebelum Lebaran dapat selesai.
"Kendala penyelesaian huntara, di antaranya belum tersedia air bersih dan listrik. Pelaksana pembangunan terus berupaya mengatasi kendala tersebut agar huntara dapat segera ditempati," katanya.
Okta Handipa menyebutkan huntara yang terbanyak dibangun berada Gampong Manyang Lancok, Kecamatan Meureudu, dengan jumlah sebanyak 126 unit.
Huntara tersebut dibangun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Progres pembangunannya sudah selesai 100 persen. Dari 126 hunian, sebanyak 52 unit sudah ditempati keluarga terdampak bencana.
Baca juga: BPBD: Progres pembangunan huntara di Pidie Jaya capai 80 persen
Baca juga: Para penyintas bencana merasa nyaman di huntara Pidie Jaya
Kemudian, huntara dibangun Danantara yang berlokasi di dekat Gedung PMI, kompleks perkantoran, Kecamatan Meureudu, dengan jumlah mencapai 120 unit. Progres pembangunan sudah selesai 100 persen dan semua unit sudah ditempati.
"Lokasi pembangunan huntara di Kabupaten Pidie Jaya tersebar di 25 titik. Huntara tersebut dibangun BNPB di 12 titik, Danantara di delapan titik, Kementerian PU dan Dompet Duafa masing-masing dua titik, serta lembaga kemanusiaan Kita Bisa satu titik," kata Okta Handipa.
Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































