BNPB: Pompanisasi dioptimalkan untuk atasi banjir di Kota Gorontalo

3 months ago 81

Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan petugas gabungan mengoptimalkan pengoperasian pompa air (pompanisasi) untuk menyedot genangan air di sejumlah titik guna mempercepat penanganan banjir di wilayah Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya di Jakarta, Senin, mengatakan bahwa saat ini genangan air di sebagian besar wilayah dilaporkan mulai surut, namun upaya penyedotan dilakukan untuk agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal sepenuhnya.

Baca juga: Pemkab Gorontalo serahkan bantuan bagi korban banjir bandang Bilato

BNPB mengonfirmasi banjir terjadi setelah saluran kali Serdadu meluap hingga menggenangi kawasan pemukiman warga dan areal persawahan di sejumlah wilayah Gorontalo, Sabtu (16/5) sekitar pukul 21.20 Wita

Adapun berdasarkan data sementara yang dihimpun BNPB, dalam peristiwa tersebut sedikitnya 603 unit rumah warga terdampak yang tersebar di 10 kelurahan dalam dua wilayah kecamatan, yakni Kecamatan Kota Timur yang meliputi Kelurahan Heledula Utara, Moodu, Heledula Selatan, Padebuolo, dan Ipilo.

Baca juga: BPBD Kota Gorontalo ingatkan warga waspada banjir dan pohon tumbang

Baca juga: Banjir rendam dua kecamatan di Gorontalo Utara

Kemudian, di Kecamatan Kota Utara, banjir merendam pemukiman di Kelurahan Wongkaditi Timur, Wongkaditi Barat, Dembe Jaya, Dembe II, dan Dulomo.

Abdul melaporkan sebanyak 761 kepala keluarga atau sekitar 2.692 jiwa terdampak akibat kejadian ini, dan petugas di lapangan masih melakukan proses pendataan lebih lanjut.

Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |