Jakarta (ANTARA) - Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama PT Gyokai Indonesia mempersiapkan program pascarehabilitasi berbasis pelatihan kerja, saat pertemuan di Jakarta, Senin (11/5).
Kepala BNN RI Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengatakan upaya kolaborasi pihaknya dengan sektor industri terus diperkuat guna menciptakan program pascarehabilitasi yang lebih berkelanjutan bagi mantan penyalahguna narkotika.
"Pemberdayaan ekonomi dan pelatihan keterampilan sebagai langkah efektif dalam menekan risiko relapse para mantan penyalahguna narkotika," kata Komjen Pol. Suyudi, seperti dikutip dari keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.
Dengan demikian, kata dia, kedua belah pihak sepakat memperkuat sinergi pascarehabilitasi melalui pengembangan keterampilan lunak (soft skill), pelatihan kerja, dan asesmen psikologi sebelum penempatan kerja.
Adapun program tahap awal rencananya akan difokuskan di wilayah Banten, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.
Baca juga: BNN fokus perkuat pendekatan rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba
Baca juga: RI tegaskan komitmen perkuat kerja sama internasional tangani narkoba
Sejalan dengan hal tersebut, PT Gyokai Indonesia memaparkan program pelatihan intensif berbasis kompetensi dengan praktik lapangan serta jaminan penempatan kerja tanpa biaya tambahan.
Perusahaan juga memperkenalkan program “Paksa Sarjana” bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi guna membuka akses pendidikan lanjutan bagi para peserta pelatihan.
Program "Paksa Sarjana" merupakan inisiatif dari PT Gyokai Indonesia yang bertujuan membuka akses pendidikan lanjutan dan reintegrasi sosial.
Tujuan utamanya program itu mempersiapkan peserta agar memiliki keterampilan yang relevan, cepat beradaptasi, dan memiliki masa depan yang lebih baik dengan kualifikasi pendidikan tinggi.
Sebagai dukungan konkret terhadap BNN, PT Gyokai Indonesia bersama 12 perusahaan mitra siap menyerap sedikitnya 200 tenaga kerja terampil.
Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat reintegrasi sosial mantan penyalahguna narkotika sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Bersih Narkoba (Indonesia Bersinar).
Program Indonesia Bersinar bertujuan untuk mewujudkan seluruh wilayah dan lapisan masyarakat di Indonesia agar terbebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Baca juga: BNN: Penerapan standar rehabilitasi agar pelayanan selaras dengan HAM
Baca juga: BNN ajak masyarakat manfaatkan program rehabilitasi narkoba
Baca juga: BNN hadirkan inovasi rehabilitasi keliling di 10 provinsi
Pewarta: Agatha Olivia Victoria
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































