Bisnis kafe dorong vitalitas kawasan Tepi Danau di Kunming, China

8 hours ago 5

Kunming (ANTARA) - Danau Cuihu merupakan lanskap ikonis di Kunming, ibu kota Provinsi Yunnan, China barat daya, sekaligus menjadi bukti nyata sejarah kota tersebut.

Danau ini dikelilingi oleh berbagai warisan bersejarah, seperti bekas lokasi National Southwestern Associated University dan Akademi Militer Yunnan.

Sama seperti kawasan perkotaan tua lainnya, lingkungan di sekitar Danau Cuihu juga menghadapi penurunan vitalitas bisnis.Tantangan mendesak terletak pada upaya revitalisasi jalanan yang sepi ini, seraya tetap melestarikan esensi historisnya dan menghindari pembongkaran serta pembangunan ekstensif.

Dalam beberapa tahun terakhir, sebuah "koridor budaya" didirikan di sekitar danau tersebut, menghubungkan situs-situs bersejarah dan budaya yang tersebar sekaligus memanfaatkan industri kopi yang sedang berkembang pesat.

Wisatawan mengunjungi sebuah toko buku di tepi Danau Cuihu di Kunming, Provinsi Yunnan, China barat daya, pada 13 Januari 2026. (Xinhua/Peng Yikai)
Seorang staf membuat kopi untuk pelanggan di sebuah kedai kopi berusia satu abad di dekat Danau Cuihu yang berada di Kunming, Provinsi Yunnan, China barat daya, pada 13 Januari 2026. (Xinhua/Peng Yikai)

Bisnis retail butik yang berpusat pada kafe didirikan di sepanjang koridor ini, sehingga membentuk ruang publik inklusif tempat para pengunjung dapat dengan leluasa berjalan santai, menikmati kopi, dan tenggelam dalam bacaan mereka. Upaya ini berhasil menyuntikkan gelombang konsumsi baru ke kawasan perkotaan tua itu.

"Berkunjung ke Danau Cuihu untuk ngopi" kini menjadi tren di kalangan warga lokal maupun wisatawan.

Wisatawan mengunjungi pusat budaya kopi Danau Cuihu di dekat Danau Cuihu yang berada di Kunming, Provinsi Yunnan, China barat daya, pada 13 Januari 2026. (Xinhua/Peng Yikai)
Wisatawan beristirahat di pusat budaya kopi Danau Cuihu di dekat Danau Cuihu yang berada di Kunming, Provinsi Yunnan, China barat daya, pada 13 Januari 2026. (Xinhua/Peng Yikai

Pewarta: Xinhua
Editor: Yuni Arisandy Sinaga
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |