Jakarta (ANTARA) - Atlet tenis meja Indonesia Bima Abdi Negara menilai kualitas pemain nasional tidak terpaut jauh dari atlet kelas dunia, asalkan mendapatkan pembinaan dan kesempatan bertanding secara konsisten di level internasional.
Menurut dia, kemampuan teknis atlet Indonesia sebenarnya cukup kompetitif untuk bersaing dengan pemain dari negara lain,"
"Bila diasah dengan konsisten, kualitas atlet nasional bisa menyaingi pemain top dunia," kata Bima dalam kegiatan bertema Sinergi Ekosistem Tenis Meja Untuk Prestasi Internasional, yang diselenggarakan oleh Indonesia Pingpong League (IPL), di Jakarta, Senin malam.
Dia menyatakan, dalam beberapa tahun terakhir atlet tenis meja Indonesia sempat kehilangan kesempatan tampil di berbagai turnamen internasional, akibat persoalan organisasi di cabang olahraga tersebut.
Kondisi itu membuat banyak atlet tidak memperoleh jam terbang yang cukup untuk menguji kemampuan mereka di level internasional.
Baca juga: Liga berkualitas dorong peningkatan prestasi atlet pingpong Indonesia
Padahal, menurut dia, pengalaman bertanding menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan performa atlet.
Bima menambahkan, kini peluang tersebut mulai terbuka kembali dengan adanya kesempatan mengikuti berbagai ajang internasional seperti SEA Games, Asian Games, Olimpiade, dan kejuaraan dunia lainnya, yang difasilitasi oleh IPL, Komite Olimpiade Indonesia (KOI), dan Pemerintah Indonesia.
Sepanjang kariernya, atlet senior itu mengaku hampir selalu masuk dalam lima besar atlet tenis meja nasional sejak 2016.
Namun, terakhir kali dia tampil di ajang internasional adalah pada Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.
"Setelah itu saya tidak ada lagi mengikuti ajang internasional," ujar dia.
Baca juga: Atlet tenis meja butuh proses untuk berprestasi di Asian Games 2026
Meski demikian, dia menjadikan pengalaman tersebut sebagai pelajaran dan tetap bertekad untuk bekerja keras demi mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.
Oleh sebab itu, dia bertekad untuk bisa berprestasi di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya di Jepang dan ajang internasional lainnya.
Bima Abdi Negara merupakan salah satu atlet tenis meja andalan Indonesia. Prestasi terakhirnya di multievent olahraga adalah merebut medali perak dalam SEA Games 2025 Thailand, pada Desember.
Indonesia Pingpong League (IPL) adalah liga tenis meja profesional di Indonesia yang berfokus dalam pengembangan atlet melalui kompetisi terstruktur dari tingkat zona hingga kualifikasi global guna meningkatkan daya saing Indonesia di peringkat dunia (world ranking).
Organisasi itu kini menjadi satu-satunya organisasi tenis meja di Indonesia yang diakui oleh International Table Tennis Federation (ITTF).
Baca juga: Tenis meja Indonesia kembali tampil di multi cabang internasional
Pewarta: Donny Aditra
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































