Bhayangkara ambil hikmah dari kekalahan kandang lawan Persib

5 hours ago 3

Bandarlampung (ANTARA) - Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC Paul Munster mengambil hikmah dari kekalahan 2-4 saat menjamu Persib Bandung dalam lanjutan kompetisi Super League 2025/2026.

"Dalam pertandingan kali ini ada pelajaran berharga bagi tim untuk bangkit dan tampil lebih solid di laga selanjutnya," katanya usai pertandingan di Bandarlampung, Kamis.

Ia menilai anak asuhnya memulai pertandingan dengan baik dan mampu mengimbangi permainan hingga mampu mencetak dua gol terlebih dahulu.

"Namun, situasi berubah setelah turun minum ketika timnya kebobolan tiga gol yang menentukan hasil akhir," kata dia.

Menurut dia, timnya tetap berupaya mencari cara untuk meraih kemenangan pada laga tersebut, namun performa pada babak kedua memang tidak maksimal.

Baca juga: Persib bungkam tuan rumah Bhayangkara 4-2

"Kami adalah tim yang kuat dan kejadian pada pertandingan kali ini justru akan membuat kami lebih baik ke depannya. Bahkan sebenarnya babak kedua kami punya dua gol tetapi dianulir oleh wasit karena off-side sehingga memengaruhi momentum tim sehingga tidak mampu membalikkan keadaan hingga peluit panjang dibunyikan," katanya.

Ia pun menegaskan akan melakukan evaluasi mendalam hasil dari pertandingan melawan Persib karena malam ini Bhayangkara belum bermain dan melakukan yang terbaik.

“Ini menjadi catatan penting bagi kami. Apa yang harus dilakukan dan diupayakan untuk meraih kemenangan, ke depan akan kami evaluasi, karena malam ini kami belum mampu melakukannya dengan baik,” katanya.

Sedangkan bagi Persib, kemenangan ini membuat tim tersebut menggeser Borneo FC di puncak klasemen Super League dengan poin sama, 69, namun menang head to head. Sedangkan Bhayangkara turun ke posisi keenam dengan 47 poin.

Baca juga: Nadeo Argawinata ingatkan Borneo untuk terus jaga "chemistry"

Baca juga: Imran Nahumarury pasang badan setelah Semen Padang kembali kalah

Pewarta: Dian Hadiyatna
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |