Beragam alasan diungkap pemudik gunakan pesawat terbang

13 hours ago 3
Karena gak dapat tiket kereta api. Tiketnya gak dapat jadi pilih ke pesawat

Jakarta (ANTARA) - Waktu tempuh yang cepat menjadi alasan beberapa pemudik menggunakan pesawat terbang untuk kembali dari perantauan pada arus balik Lebaran 2025.

Berbicara kepada ANTARA di Bandara Halim Perdana Kusuma, Sabtu, pemudik asal Lampung Seno Harto dan istrinya Pugi Rahayu menjelaskan alasan mereka memilih menggunakan pesawat terbang.

"Karena gak dapat tiket kereta api. Tiketnya gak dapat jadi pilih ke pesawat," ujar Pugi.

"Karena kami berangkatnya sama ibu, jadi kalau naik mobil takutnya kena macet. Jadi kami pilihnya angkutan yang gak macet seperti kereta api atau pesawat terbang," tambah Seno.

Baca juga: Puncak arus balik di Bandara Halim diprediksi terjadi tanggal 6 atau 7

Seno, Pugi, dan keluarga, sempat melakukan mudik ke kawasan Yogyakarta, lalu ke rumah orang tua mereka di Bekasi sebelum kembali ke perantauan di Lampung.

Hal senada juga disampaikan oleh pemudik asal Bandung, Rahman yang hendak kembali ke perantauan di Pekanbaru (Riau), menggunakan pesawat terbang.

"Pertama mungkin aksesnya lebih cepat sampai dan saya pilih pulang hari ini (5/7) untuk antisipasi ramai di jalan atau susah dapat travel," jelas Rahman.

Sementara itu Rayhandi, pemudik asal Bekasi, menjelaskan memilih menggunakan pesawat terbang untuk kembali ke Malang (Jawa Timur), karena lebih efisien. Ketika arus mudik, Rayhandi menggunakan bus dan sempat terhalang kemacetan yang cukup memakan waktu perjalanan.

Baca juga: Bandara Halim siapkan fasilitas kesehatan kerja sama dengan IBI

"Takutnya macet saja, delay waktunya. Semisal nanti ada panggilan kerja mendadak jadi keburu-buru gitu nantinya," jelas Rayhandi.

Bandara Halim Perdana Kusuma masih menjadi salah satu pilihan masyarakat Jakarta yang hendak melakukan perjalanan mudik dengan moda transportasi udara.

Hingga Kamis (3/4) bandara itu telah memberangkatkan lebih dari 104.646 penumpang dengan 1.403 penerbangan. Sementara untuk kota tujuan terbanyak dari Jakarta menuju ke Surabaya (Jawa Timur), Palembang (Sumatera Selatan), Padang (Sumatera Barat), dan Kualanamu (Sumatera Utara).

Baca juga: Jumlah pemilir di Bandara Halim Perdana Kusuma alami penurunan

Pewarta: Aldi Sultan
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2025

Read Entire Article
Rakyat news | | | |