Bea Cukai Sulbagtara mobilisasi bantuan korban bencana Siau

2 hours ago 3

Manado (ANTARA) - Kantor Wilayah Bea Cukai Sulawesi Bagian Utara (Sulbagtara) memobilisasi bantuan kepada korban bencana alam di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulut.

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sulbagtara Erwin Situmorang di Manado, Kamis, mengatakan mobilisasi bantuan untuk korban bencana di Sitaro, meliputi wilayah kerja Provinsi Sulut, Sulteng, dan Gorontalo.

Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat terdampak bencana, melalui Kantor Bea Cukai Kota Bitung dan Pangkalan Sarana Operasi Bea Cukai Pantoloan, Gorontalo, serta berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, dilakukan kegiatan pengumpulan dan pendistribusian bantuan bagi korban banjir bandang.

Dia berharap, bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban para korban serta memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana.

“Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari bukti kehadiran kami sebagai bagian dari masyarakat lokal di wilayah kerja kami. Semoga bantuan ini dimanfaatkan maksimal untuk meringankan permasalahan yang dihadapi para korban bencana,“ ujarnya.

Baca juga: Pangkoarmada RI tinjau daerah terdampak banjir bandang Pulau Siau

Bea Cukai berkomitmen terus hadir dan berkontribusi dalam upaya kemanusiaan serta mendukung pemulihan pasca-bencana.

Pengumpulan bantuan dari sejumlah instansi pemerintah dan swasta dipimpin langsung Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus.

"Saya ingin menegaskan bahwa kami memiliki komitmen yang tak tergoyahkan untuk selalu hadir berdampingan dengan saudara-saudara kita di daerah terdampak, dan akan terus berusaha meringankan beban hingga kondisi benar-benar pulih," kata Gubernur Yulius.

Bantuan yang disalurkan berupa bahan pangan, sandang, serta perlengkapan kebersihan dan peralatan rumah tangga.

Untuk memperlancar mobilisasi bantuan, Bea Cukai menurunkan Kapal Patroli BC 60002 yang diberangkatkan dari Pelabuhan Bitung menuju lokasi bencana.

Pulau Siau, Kabupaten Sitaro dilanda banjir bandang akibat hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Senin (5/1).

Bencana ini berdampak pada empat kecamatan, yaitu Siau Timur, Siau Tengah, Siau Barat, dan Siau Barat Selatan.

Berdasarkan data BNPB, banjir bandang tersebut mengakibatkan 17 orang meninggal dunia, dua orang dinyatakan hilang, 22 orang luka-luka, serta 682 warga mengungsi ke tempat lebih aman.

Baca juga: BPBD: Warga terdampak banjir bandang Pulau Siau sebanyak 1.377 orang

Baca juga: Pencarian dua korban banjir bandang Pulau Siau diperpanjang

Pewarta: Hence Paat
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |