Bahlil bantah isu RI krisis batu bara, stok untuk PLTU tersedia

3 hours ago 1
Untuk seluruh PLTU-PLTU yang ada, baik IPP maupun punya PLN ketersediaan batu bara sekarang rata-rata di 14 hari. Jadi itu masih dalam standar minimal nasional

Jakarta (ANTARA) - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan ketersediaan batu bara untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) nasional masih dalam kondisi aman dan memenuhi standar minimal nasional.

Dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat, Bahlil mengatakan laporan yang menyebut stok batu bara untuk PLTU menipis tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan.

Berdasarkan data yang diterima Kementerian ESDM, rata-rata ketersediaan batu bara di seluruh PLTU, baik milik PLN maupun pembangkit swasta atau Independent Power Producer (IPP), saat ini berada di level sekitar 14 hari.

Baca juga: PLN dipastikan dapat 84 juta ton pasokan batu bara untuk PLTU

"Untuk seluruh PLTU-PLTU yang ada, baik IPP maupun punya PLN ketersediaan batu bara sekarang rata-rata di 14 hari. Jadi itu masih dalam standar minimal nasional," kata Bahlil Lahadalia.

Ia menegaskan pemerintah juga telah menerapkan kebijakan kewajiban pemenuhan kebutuhan dalam negeri atau Domestic Market Obligation (DMO) bagi perusahaan batu bara. Melalui kebijakan tersebut perusahaan batu bara diwajibkan memprioritaskan pasokan untuk kebutuhan domestik sebelum melakukan ekspor.

Menurut Bahlil, pemerintah bahkan tidak akan memberikan izin ekspor apabila kebutuhan batu bara dalam negeri belum terpenuhi.

Baca juga: ESDM tetap pangkas kuota produksi batu bara meski harga meroket

Selain itu pemerintah juga tengah menyiapkan keputusan menteri (kepmen) yang menegaskan bahwa seluruh produksi batu bara harus terlebih dahulu dialokasikan untuk kebutuhan dalam negeri, sementara sisanya baru dapat diekspor.

Ia menekankan batu bara merupakan sumber daya milik negara yang pengelolaannya diberikan kepada perusahaan melalui konsesi, sehingga pemanfaatannya harus diprioritaskan untuk kepentingan nasional.

"Karena batu bara itu barang milik negara, bukan barang barang milik perusahaan. Pengusaha kayaknya kita kasih konsesi, tapi isinya itu punya negara, jadi orientasinya untuk negara," ucap Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

Baca juga: Menteri Bahlil jamin stok batu bara untuk PLN aman hingga April

Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |