Argentina vs Aljazair: Albiceleste hindari awal buruk empat tahun lalu

5 days ago 8
Kepemimpinan Messi bisa menjadi penentu tak terulangnya kenangan buruk empat tahun lalu saat melawan Saudi

Jakarta (ANTARA) - Empat tahun lalu di Qatar, tepatnya 22 November 2022, Argentina mengawali putaran final Piala Dunia dengan tumbang 1-2 dari Arab Saudi dalam laga pertama fase grup edisi itu.

Kekalahan itu melecut mereka untuk lebih rapi dan kuat lagi, sampai kemudian memenangkan dua laga fase grup tersisa.

Dua kemenangan itu menjadi fondasi dalam perjalanan Argentina menjuarai Piala Dunia untuk ketiganya setelah mengalahkan Prancis dalam adu penalti pada final.

Pada putaran final Piala Dunia 2026, Argentina kembali ditantang tim Arab, kali ini Aljazair, dalam pertandingan pertamanya.

Tetapi, pelatih mereka yang tetap Lionel Scaloni, dan kapten mereka yang juga tetap Lionel Messi, tak akan memberi peluang kepada Aljazair untuk melakukan apa yang dilakukan Arab Saudi empat tahun silam.

Mereka akan menjadikan tim Argentina berbeda dari empat tahun lalu ketika menjalani pertandingan pertamanya di Grup J Piala Dunia 2026 di Kansas City Stadium, Kansas, Amerika Serikat, pada Rabu (17/6) pagi pukul 08.00 WIB.

Scaloni akan memastikan timnya mengawali kompetisi dengan pesan tegas untuk tak tergelincir di awal kompetisi guna meretas jalan menjadi negara ketiga setelah Italia dan Brasil yang sukses mempertahankan gelar juara dunia.

Scaloni mungkin belajar banyak dari apa yang terjadi pada Brasil, Spanyol, dan Uruguay, yang tersendat dalam langkah pertamanya pada Piala Dunia 2026.

Persiapan untuk membuat perjalanan selama edisi 2026 berjalan sesempurna sudah terlihat sejak lama, dari bagaimana Argentina memainkan 39 pertandingan sejak menjuarai lagi Piala Dunia pada 18 Desember 2022.

Dari 39 pertandingan itu, Albiceleste menang 34 kali yang 28 kemenangan di antaranya dilakukan tanpa kebobolan (clean sheet).

Enam kemenangan di antaranya terjadi selama Copa America 2024 ketika Messi cs menjadi juara setelah mengalahkan Kolombia dalam final.

Hanya Uruguay, Paraguay, dan Ekuador yang mampu mengalahkan Argentina dalam empat tahun terakhir itu.

Tetapi dalam 39 laga selama empat tahun terakhir tersebut, tak ada pertandingan yang mempertemukan mereka dengan tim besar Eropa.


Sentuhan Petkovic

Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |