Surabaya (ANTARA) - Anggota Komisi IX DPR RI Lucy Kurniasari menyatakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberikan dampak besar bagi kesehatan masyarakat, sekaligus meningkatkan pemahaman tentang pentingnya pemenuhan gizi seimbang.
“Secara umum masyarakat menilai Program MBG sebagai kebijakan yang baik dan bermanfaat. Namun sebagian masyarakat sempat merasa khawatir karena pemberitaan di media sosial," kata Lucy di Surabaya, Jawa Timur, Senin.
Padahal, lanjut dia, makanan bergizi memiliki manfaat besar bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, sehingga harus diterima secara utuh oleh para penerima manfaat sesuai standar yang telah ditetapkan.
Untuk itu pihaknya menggelar kegiatan sosialisasi Program MBG di Balai RW 7 Kalibutuh, Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya.
Baca juga: BGN soroti monopoli pemasok yang masih terjadi di 80 SPPG Solo Raya
Sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang melalui Program MBG sebagai salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Program tersebut tidak hanya menyasar peserta didik mulai tingkat Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), tetapi juga kelompok masyarakat lain seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B).
Lucy juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan sosialisasi tersebut, termasuk Badan Gizi Nasional (BGN) serta tokoh masyarakat yang aktif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya asupan gizi yang baik.
"Masyarakat juga memiliki peran penting dalam mengawasi pelaksanaan program agar berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan pemerintah," ujarnya.
Baca juga: BGN perintahkan SPPG unggah menu MBG setiap hari di media sosial
Selain meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, lanjutnya, Program MBG juga dinilai memberikan dampak positif terhadap pemberdayaan ekonomi lokal.
Program tersebut melibatkan sektor peternakan, pertanian, serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Dalam pengelolaannya, terdapat tenaga profesional seperti kepala SPPG, tenaga akuntansi, serta ahli gizi, yang bertugas memastikan kualitas makanan dan tata kelola program berjalan dengan baik.
Lucy menegaskan peningkatan kualitas gizi masyarakat merupakan bagian penting dari upaya pembangunan sumber daya manusia yang sejalan dengan agenda pembangunan nasional.
Melalui sosialisasi tersebut, lanjutnya, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya asupan gizi seimbang serta berperan aktif dalam mendukung keberhasilan Program MBG sebagai salah satu langkah strategis meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Baca juga: BGN: Pendaftaran sudah tutup, waspada iming-iming jual-beli titik SPPG
Pewarta: Willi Irawan
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































