Anggota DPR minta pemda maksimalkan masjid jadi 'rest area'

3 hours ago 1
"Pemudik tahun ini sangat tinggi. Menurut informasi yang kami dapatkan mencapai angkanya 155 juta jiwa. Ini kalau tidak dikelola dengan baik maka akan jadi masalah,"

Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi VII DPR RI Hendry Munief meminta pemerintah daerah memaksimalkan keberadaan masjid yang berada di jalur arus mudik sebagai tempat beristirahat para pemudik.

Permintaan ini untuk mengakomodir tingginya angka pemudik yang diprediksi pemerintah tahun ini mencapai 155 juta jiwa.

"Pemudik tahun ini sangat tinggi. Menurut informasi yang kami dapatkan mencapai angkanya 155 juta jiwa. Ini kalau tidak dikelola dengan baik maka akan jadi masalah," kata Hendry dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, tingginya angka pemudik hendaknya dibarengi dengan kesiapan pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Salah satu pelayanan ringkas bagi pemudik, kata dia, yakni memaksimalkan masjid sebagai tempat singgah bagi pemudik.

Dimana, lanjut dia, pemerintah turut mendukung penyediaan fasilitas bagi pemudik seperti kebersihan masjid, tempat tidur atau istirahat, konsumsi dan lainnya.

"Umumnya rest area adalah tenda atau sejenisnya banyak pemudik enggan singgah. Tapi yang pasti, pemudik pasti mencari masjid, minimal untuk melaksanakan shalat," ujarnya.

"Namun, saya pikir ini juga dapat dimaksimalkan untuk kebutuhan lainnya," sambungnya.

Hendry menyebut, menjadikan masjid sebagai tempat singgah lebih murah meriah karena tidak perlu lagi menyiapkan tenda. Cukup dengan menyedikan fasilitas sederhana, menjaga kebersihan, sajikan menu berbuka atau sahur.

Menurut dia, pemerintah mempunyai peran karena pengurus atau jamaah masjid tidak memiliki fasilitas yang lengkap. Dan masyarakat sekitar juga bisa beramal selama Ramadhan, yang dapat memperkuat rasa saling asih antar warga.

"Ini juga menjadi amal ibadah bagi jamaah masjid setempat untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang melewati daerah mereka. Sikap saling asih ini memperkuat rasa persatuan masyarakat," katanya.

"Peran pemerintah di sini sebagai fasilitator," sambungnya mengakhiri.

Baca juga: Jasa Marga catat arus mudik di GT Cikampek Utama H-4 meningkat drastis

Baca juga: 378 ribu kendaraan sudah melintasi Tol Cipali hingga H-5 Lebaran

Baca juga: Volume kendaraan arus mudik di Nagreg Bandung capai 65.435 kendaraan

Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2026

Read Entire Article
Rakyat news | | | |