Alasan perlu bijak pilih pugasan untuk pelengkap yogurt

3 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Yoghurt sering digambarkan sebagai makanan sehat, karena perusahaan menyoroti sifat rendah lemak atau probiotik.

Menurut ahli diet terdaftar (RD) yang mengkhususkan diri dalam perawatan pencegahan, manajemen berat badan, dan nutrisi kinerja Johannah Katz, yoghurt biasanya dibuat dari susu yang dipasteurisasi, dihomogenisasi, dimatangkan, dan difermentasi, kata Katz dalam siaran Real Simple pada Kamis (6/8).

Ahli gizi terdaftar di Providence St. Jude Medical Center Megan Wroe menambahkan bahwa gizi yang terkandung di dalam yoghurt kadang berkurang akibat campuran gula dan perisa, terutama dalam froyo atau yoghurt yang diolah beku serupa es krim.

Baca juga: Resep camilan sehat berbahan yoghurt dan buah untuk akhir pekan

“Froyo cenderung memiliki lebih banyak gula karena rasa yoghurt membutuhkan lebih banyak gula untuk menutupi rasa asamnya,” katanya.

Katz lalu menyoroti saat ini toko yoghurt menawarkan pugasan swalayan, yang dapat sepenuhnya mengubah profil nutrisi.

“Satu porsi yoghurt beku yang sederhana dapat menjadi jauh lebih tinggi kandungannya. Froyo mengandung kalori, gula tambahan, dan lemak jenuh ketika diberi pugasan permen, kue, potongan brownies, sirup, dan porsi besar granola atau selai kacang,” katanya Katz.

Katz melanjutkan froyo dipasarkan dengan klaim memiliki kultur hidup dan aktif yang berarti mengandung bakteri baik untuk usus yang sering ditemukan dalam yogurt. Meskipun yoghurt beku dapat dibuat dengan kultur hidup dan aktif, jumlah bakteri hidup yang tepat mungkin lebih rendah pada saat kita memakannya.

Wroe menyarankan bagi individu yang memiliki kolesterol tinggi atau intoleransi laktosa, maka yoghurt mungkin merupakan pilihan yang lebih baik jika memilih pugasan dengan bijak.

Misalnya seperti satu hingga dua pugasan berupa buah, kacang, atau keping cokelat.

Orang yang kesulitan merasa kenyang mungkin merasa es krim lebih memuaskan karena teksturnya yang lembut dan kandungan lemaknya yang lebih tinggi.

Sedangkan Katz menyarankan untuk membandingkan ukuran porsi, tambahan gula, lemak jenuh, dan protein, lalu pilih opsi yang benar-benar Anda sukai dan jaga porsi tetap terkendali.

Baca juga: Kiat mengonsumsi yoghurt beku yang lebih sehat

Baca juga: Cara konsumsi greek yoghurt agar hasilnya optimal bagi tubuh

Baca juga: Manfaat mencampur buah dan susu untuk pencernaan

Penerjemah: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |