Akhirnya Pelaku Penembak Brigpol Arya Supena Tewas Diterjang Timah Panas Polisi

3 hours ago 2

BANDARLAMPUNG – Polda Lampung akhirnya berhasil melumpuhkan dua pelaku pencurian kendaraan bermotor yang terlibat dalam penembakan terhadap anggota Intelkam, Brigpol anumerta Arya Supena, di Bandarlampung.

Peristiwa tragis tersebut terjadi saat Brigpol Arya Supena berusaha menggagalkan aksi pencurian sepeda motor milik seorang karyawan toko roti di wilayah Bandarlampung, Jumat (15/5/2026).

Kapolda Lampung, Helfi Assegaf, mengatakan dua pelaku yang terlibat masing-masing bernama Bahroni dan Hamdi.

“Roni berperan sebagai eksekutor yang membobol sepeda motor sekaligus pelaku penembakan terhadap korban. Sedangkan Hamdi bertugas sebagai joki yang menunggu di atas motor untuk melarikan diri,”kata Helfi dalam konferensi pers di Siger Lounge Polda Lampung.

Kapolda menjelaskan, kedua pelaku merupakan spesialis pencurian kendaraan bermotor yang kerap beraksi di sejumlah wilayah di Provinsi Lampung. Salah satu pelaku diketahui berasal dari Kabupaten Pesawaran, sementara pelaku lainnya merupakan warga Lampung Timur.

Peristiwa bermula ketika Brigpol Arya Supena memergoki pelaku Roni yang sedang membobol lubang kunci sepeda motor target menggunakan alat khusus.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, korban kemudian mendekati pelaku dan mengeluarkan senjata api miliknya untuk memberikan peringatan agar aksi pencurian dihentikan.

“Menurut keterangan saksi, saat itu Roni sedang membongkar lubang kunci sepeda motor yang akan dicuri. Korban kemudian menodongkan senjata api kepada pelaku untuk menakuti dan menghentikan aksinya,”ujar Helfi.

Namun situasi berubah menjadi tragis ketika pelaku melakukan perlawanan. Dalam pergumulan yang terjadi, Brigpol Arya Supena sempat memiting pelaku Roni.

Nahas, senjata api milik korban berhasil direbut oleh pelaku. Dalam jarak dekat, Roni kemudian melepaskan tembakan menggunakan pistol tersebut hingga mengenai bagian kepala Brigpol Arya Supena.

Korban langsung tersungkur dan dinyatakan gugur di lokasi kejadian.

Setelah melakukan penembakan, Roni melarikan diri ke wilayah Pidada, Kabupaten Pesawaran. Tim gabungan Polda Lampung langsung melakukan pengejaran intensif terhadap pelaku.

Polisi akhirnya berhasil menemukan lokasi persembunyian Roni. Namun saat hendak diamankan, pelaku disebut melakukan perlawanan sehingga petugas mengambil tindakan tegas terukur hingga pelaku tewas di lokasi.

Sementara itu, pelaku lainnya, Hamdi, lebih dulu ditangkap dan melarikan diri ke wilayah Jabung, Lampung Timur.

Dalam proses penangkapan, Hamdi juga dilaporkan sempat melawan petugas. Polisi akhirnya melumpuhkan pelaku dengan tembakan di bagian kaki sebelum dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung.

Saat ini Hamdi masih menjalani perawatan intensif dalam kondisi kritis dengan pengawalan ketat aparat kepolisian.

Kapolda Lampung mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya aksi pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di sejumlah wilayah.

Ia meminta warga segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan maupun tindak kriminal di lingkungan sekitar.

“Kami akan bertindak tegas terhadap pelaku kejahatan yang membahayakan masyarakat maupun aparat penegak hukum,”tegas Helfi Assegaf.(red)

Read Entire Article
Rakyat news | | | |