Banda Aceh (ANTARA) - Juru bicara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara Muntasir Ramli menyatakan sebanyak 852 gampong/desa di daerah itu mendapat bantuan sapi tradisi hari pemotongan hewan (meugang) Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 dari Presiden Prabowo Subianto.
"Alhamdulillah, bantuan dari Presiden Prabowo Subianto untuk pembelian sapi tradisi meugang Idul Fitri 1447 Hijriah bagi korban terdampak bencana sudah masuk dalam Rekening Kas Umum Daerah (RKUD)," kata Muntasir Ramli di Aceh Utara, Rabu.
Ia menyebutkan Kabupaten Aceh Utara mendapat bantuan sapi meugang Idul Fitri 1447 Hijriah dari Presiden Prabowo Subianto sebanyak 1.123 ekor dengan anggaran Rp19,5 miliar.
Baca juga: Presiden bantu daging meugang kedua untuk korban bencana Aceh
Lebih rinci ia menjelaskan harga untuk sapi meugang tersebut Rp17 juta per ekor dengan berat 296 kg.
Ia menjelaskan Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil telah mentransfer langsung uang pembelian sapi bantuan dari Presiden Prabowo Subianto kepada Kelompok Masyarakat (Pokmas) di 852 gampong yang tersebar di 27 kecamatan di Aceh Utara.
Muntasir mengatakan mekanisme penyaluran bantuan meugang Idul Fitri 1447 Hijriah sama seperti menyambut Ramadhan dengan berpedoman kepada petunjuk teknis (juknis) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), disalurkan melalui kelompok masyarakat (pokmas) di masing-masing gampong.
Baca juga: Ribuan korban banjir Nagan Raya terima bantuan daging dari Presiden
Ia mengatakan setiap gampong mendapatkan satu sapi dan sisanya 271 ekor disalurkan ke kecamatan yang paling parah terdampak bencana dengan pertimbangan pada jumlah Kepala Keluarga (KK) penerima.
"Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil dan Wakil Bupati Tarmizi Panyang menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, Ketua Satgas PRR Pasca-Bencana Sumatera/Mendagri Tito Karnavian dan Pemerintah Aceh atas kepedulian kepada warga terdampak bencana banjir," kata Muntasir.
Baca juga: Pemerintah perhatikan tradisi meugang bagi penyintas bencana di Aceh
Pewarta: M Ifdhal
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































