Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 706 personel gabungan kepolisian dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek jajaran disiagakan untuk melakukan pengamanan aksi unjuk rasa di kawasan Jakarta Pusat pada Senin.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengatakan aksi tersebut akan digelar oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Seluruh Indonesia dan beberapa elemen massa lainnya.
"Pengamanan aksi unjuk rasa dari Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Seluruh Indonesia dan beberapa elemen di Wilayah Gambir, dengan rencana giat pukul 15.00 WIB," kata Erlyn dalam keterangan tertulisnya, Senin.
Selanjutnya, aksi kedua akan digelar oleh Jaringan Aktivis Muda Indonesia dan beberapa elemen massa di Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada pukul 11.00 WIB.
Petugas akan menerapkan rekayasa lalu lintas di lokasi unjuk rasa secara situasional, dengan mempertimbangkan jumlah massa di lapangan.
Masyarakat pun diimbau agar menghindari kawasan sekitar unjuk rasa guna mengantisipasi kemacetan lalu lintas.
Baca juga: Polisi tekankan pelayanan humanis dalam aksi penyampaian pendapat
Baca juga: Pramono minta massa unjuk rasa tak rusak fasilitas umum di Jakarta
Baca juga: Polisi kedepankan pendekatan humanis kawal aksi unjuk rasa di Jakarta
Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































