704 KK terdampak bencana di Agam bersedia direlokasi kolektif 

5 days ago 11
...Mereka bersedia untuk direlokasi secara kolektif

Lubuk Basung (ANTARA) - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Agam, Sumatera Barat mencatat 704 kepala keluarga terdampak bencana hidrometeorologi di daerah itu bersedia direlokasi secara kolektif di lokasi yang disediakan.

"Mereka bersedia untuk direlokasi secara kolektif," kata Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Agam Rinaldi di Lubuk Basung, Minggu.

Ia mengatakan ke 704 kepala keluarga itu tersebar di Kecamatan Tanjung Raya 291 kepala keluarga, Kecamatan Matur 24 kepala keluarga dan Kecamatan Ampek Koto dua kepala keluarga.

Setelah itu Kecamatan Palupuh satu kepala keluarga, Kecamatan Malalak lima kepala keluarga dan Kecamatan Palembang 381 kepala keluarga.

"Mereka bersedia direlokasi setelah rumahnya rusak dampak bencana banjir bandang, tanah longsor melanda daerah itu, berada di zona merah dan lainnya," katanya.

Baca juga: 268 KK penyintas banjir di Nagan Raya Aceh sudah mulai tempati huntara

Ia mengakui pemerintah setempat telah menyediakan lokasi relokasi kolektif di Dama Gadang, Kecamatan Tanjung Raya dengan luas efektif bangun rumah 5-6 hektare.

Lokasi tersebut dengan kapasitas bangunan 325 unit dan ini bisa menampung relokasi kolektif warga dari Kecamatan Malalak, Ampek Koto, Matur dan Tanjung Raya.

Lalu di Padang Tarok, Nagari Salareh Aia Utara Kecamatan Palembayan satu hektare dengan kapasitas 75 unit.

Setelah itu Balai Benih Ikan Gumarang, Nagari Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan dengan luas 1,1 hektare untuk menampung 60 unit rumah.

Baca juga: BPJN Sumbar pastikan Jembatan Kembar berfungsi total saat Idul Fitri

"Dua lokasi itu untuk warga Kecamatan Palembayan 381 orang. Total warga yang bersedia relokasi 704 kepala keluarga dan lahan tersedia baru 460 unit atau masih kurang 244 unit," katanya.

Khusus warga di Palembang, tambahnya membutuhkan lahan sekitar empat hektar dan baru tersedia 2,1 hektare.

Untuk itu, kekurangan lahan itu bakal dibeli atau dilakukan pengadaan dan saat ini lahan sudah ada tinggal peninjauan.

"Warga Palembayan yang mau direlokasi meminta di kecamatan itu, sehingga lahan yang dicarikan di Kecamatan Palembayan," katanya.

Baca juga: Satgas PRR akui pendidikan belum berjalan maksimal di daerah bencana

Baca juga: BNPB pasok kebutuhan pengungsi di huntara Beutong Ateuh Nagan Raya

Pewarta: Altas Maulana
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |