5 cara berbuka puasa yang sehat dan tidak berlebihan saat Ramadhan

7 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Bulan Ramadhan identik dengan momen berbuka puasa yang penuh dengan hidangan yang manis dan lezat. Setelah seharian menahan lapar dan haus, keinginan untuk menyantap berbagai makanan dalam jumlah banyak sering kali tak terhindarkan.

Namun, makan berlebihan saat berbuka justru bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti perut kembung, rasa lemas, hingga lonjakan gula darah yang drastis.

Agar berbuka tetap sehat dan nyaman, ada beberapa cara efektif untuk mengontrol nafsu makan dan menghindari makan berlebihan. Mulai dari memilih menu yang tepat hingga mengatur porsi dengan bijak, langkah-langkah ini bisa membantu Anda tetap merasa kenyang tanpa berlebihan. Simak tipsnya sebagai berikut, melansir berbagai sumber.

Baca juga: Beda hisab dan rukyat dalam penentuan awal bulan Hijriah

Cara berbuka puasa sehat dan tidak berlebihan

1. Pastikan tubuh terhidrasi dengan baik

Saat berpuasa, tubuh kehilangan banyak cairan yang bisa memicu rasa lapar berlebihan. Oleh karena itu, penting untuk mencukupi kebutuhan cairan dengan minum air putih dalam jumlah cukup selama Ramadhan. Sebaiknya, hindari minuman manis atau berkafein yang justru dapat menyebabkan dehidrasi. Memulai berbuka dengan segelas air putih membantu tubuh kembali terhidrasi secara alami.

2. Jangan menunda waktu berbuka

Begitu waktu berbuka tiba, segera konsumsi makanan atau minuman agar tubuh tidak terlalu lama dalam kondisi tanpa asupan. Sebaiknya, mulai dengan minum air putih terlebih dahulu untuk menggantikan cairan yang hilang. Menunda makan saat berbuka justru bisa menyebabkan tubuh terasa lebih lemas dan meningkatkan keinginan untuk makan dalam jumlah besar sekaligus.

Baca juga: Cara unduh jadwal imsak Ramadhan 2025, versi Kemenag dan Muhammadiyah

3. Awali dengan porsi makan yang kecil

Untuk menghindari makan berlebihan, biasakan berbuka dengan porsi kecil sebelum menyantap hidangan utama. Anda bisa memilih makanan ringan seperti buah-buahan segar, kurma, kolak pisang atau kacang-kacangan. Hindari makanan yang terlalu manis karena dapat meningkatkan kadar gula darah secara tiba-tiba dan membuat perut terasa penuh lebih cepat.

4. Makan dengan perlahan dan sadar

Sering kali, kita terburu-buru saat berbuka dan mengonsumsi makanan dengan cepat tanpa benar-benar menikmati setiap suapan. Kebiasaan ini bisa membuat kita tidak menyadari seberapa banyak makanan yang sudah dikonsumsi sebelum tubuh merasa kenyang.

Cobalah makan dengan perlahan, kunyah makanan dengan baik, dan nikmati rasanya. Dengan begitu, tubuh memiliki waktu untuk mengirimkan sinyal kenyang ke otak, sehingga kita tidak makan secara berlebihan.

5. Lakukan aktivitas ringan setelah berbuka

Setelah berbuka, lakukan aktivitas ringan seperti berjalan kaki atau melakukan peregangan. Berolahraga setelah makan dapat membantu metabolisme tubuh bekerja lebih baik serta mencegah rasa kekenyangan akibat terlalu banyak makan. Aktivitas ringan ini juga dapat membuat tubuh tetap segar dan bugar sepanjang malam.

Baca juga: Edukasi publik agar makan terkontrol selama bulan puasa untuk mencegah PTM

Baca juga: Greenfaith Indonesia ajak masyarakat 'puasa energi' selama Ramadhan

Pewarta: Sean Anggiatheda Sitorus
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2025

Read Entire Article
Rakyat news | | | |