Jakarta (ANTARA) - Menjelang peringatan Isra Miraj 1447 Hijriah, umat Islam kembali memiliki momentum berharga untuk menghidupkan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan Isra Miraj bukan hanya seremoni tahunan, tetapi kesempatan untuk merefleksikan perjalanan agung Nabi Muhammad SAW sekaligus memperkuat komitmen terhadap perintah shalat dan akhlak mulia.
Melalui berbagai kegiatan yang bernilai edukatif, religius, dan sosial, peringatan Isra Miraj dapat diisi dengan aktivitas yang lebih bermakna, mempererat agama, serta menumbuhkan kesadaran spiritual di tengah masyarakat.
Berikut ini adalah ide kegiatan yang bermakna saat memperingati Isra Miraj 1447 Hijriah, berdasarkan informasi yang telah dihimpun dari berbagai sumber.
Ide kegiatan Isra Miraj 1447 Hijriah
1. Lomba cerdas cermat Islami
Lomba cerdas cermat menjadi salah satu kegiatan yang paling sering digelar saat peringatan Isra Miraj di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, siswa diajak menguji pengetahuan mereka tentang sejarah Nabi Muhammad SAW, peristiwa Isra Miraj, serta nilai-nilai Islam.
Selain melatih daya ingat, lomba ini juga mengasah kecepatan berpikir dan kemampuan bekerja sama karena biasanya dilakukan secara berkelompok. Dengan pembagian kategori sesuai jenjang kelas, seluruh siswa dapat berpartisipasi dan merasa tertantang. Tak hanya menambah wawasan keislaman, kegiatan ini juga menumbuhkan semangat kebersamaan dan persaingan yang sehat.
2. Lomba ceramah keagamaan
Lomba ceramah memberi ruang bagi siswa untuk menyampaikan pemahaman mereka tentang Isra Miraj dan pesan moral yang diajarkan Nabi Muhammad SAW.
Kegiatan ini melatih kemampuan berbicara di depan umum sekaligus menyusun materi secara sistematis. Agar lebih menarik, ceramah dapat dikemas dengan cerita ringan atau contoh sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Melalui lomba ini, siswa belajar membangun rasa percaya diri dan keberanian menyampaikan pesan kebaikan. Dengan latihan yang tepat, peserta juga dapat menjadi inspirasi bagi teman-temannya.
3. Lomba qasidah
Lomba qasidah menghadirkan nuansa religius yang hangat melalui lantunan lagu-lagu Islami dan pujian kepada Nabi Muhammad SAW. Selain menjadi hiburan, kegiatan ini melatih kekompakan dan kerja sama antar peserta. Penilaian biasanya mencakup kualitas vokal, ekspresi, serta pemahaman terhadap makna lirik.
Suasana lomba pun terasa lebih hidup karena penonton sering kali ikut bernyanyi atau memberikan tepuk tangan. Hal ini menjadikan lomba qasidah sebagai kegiatan yang menyenangkan sekaligus sarat nilai spiritual.
4. Tausiyah dan kajian makna Isra Miraj
Kegiatan tausiyah dan kajian keagamaan bertujuan memperdalam pemahaman siswa mengenai peristiwa Isra Miraj dan hikmah di baliknya. Fokus pembahasan diarahkan pada perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW serta penguatan iman dan ketakwaan.
Melalui kegiatan ini, peserta didik dilatih untuk menyimak dengan baik, merenung, dan mengambil pelajaran yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
5. Lomba tilawah dan tahfiz Al Quran
Lomba tilawah dan tahfiz menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al Quran. Peserta dinilai berdasarkan ketepatan tajwid, kelancaran bacaan, serta adab saat membaca Al Quran.
Selain meningkatkan kemampuan membaca dan menghafal, kegiatan ini juga membiasakan siswa berinteraksi lebih dekat dengan Al Quran dalam keseharian.
6. Lomba adzan
Lomba adzan bertujuan melatih peserta mengumandangkan adzan sesuai dengan kaidah syariat. Penilaian mencakup kejelasan makhraj, keindahan irama, serta penghayatan makna adzan. Kegiatan ini membantu siswa memahami makna panggilan shalat sekaligus menumbuhkan keberanian tampil di depan umum.
7. Kaligrafi dan karya seni Islami
Melalui lomba kaligrafi dan seni Islami, siswa dapat menyalurkan kreativitas sambil memahami makna ayat Al Quran atau lafaz yang dituliskan. Penilaian tidak hanya berfokus pada keindahan visual, tetapi juga pemahaman terhadap isi tulisan. Kegiatan ini menjadi media edukatif yang memadukan seni dan nilai keislaman.
8. Simulasi praktik shalat dan adab di masjid
Simulasi praktik shalat dan adab di masjid memberikan pembelajaran langsung mengenai gerakan, bacaan, dan sikap dalam beribadah. Kegiatan ini biasanya dipandu oleh pendidik yang memahami fiqih ibadah. Dengan praktik langsung, siswa dapat memperbaiki kesalahan dan meningkatkan kualitas ibadah mereka.
9. Bakti sosial
Bakti sosial mengajak siswa untuk menerapkan nilai kepedulian dan empati terhadap sesama, seperti berbagi sembako, mengunjungi panti asuhan, atau membersihkan lingkungan sekitar.
Kegiatan ini sejalan dengan pesan moral Isra Miraj yang menekankan pentingnya akhlak dan kepedulian sosial. Selain bermanfaat bagi masyarakat, bakti sosial juga melatih tanggung jawab, kerja sama, dan rasa syukur pada diri siswa.
10. Pentas seni Islami
Pentas seni Islami menjadi wadah bagi siswa untuk menampilkan kreativitas melalui drama, puisi, atau pertunjukan bernuansa Islami yang mengangkat kisah Nabi Muhammad SAW. Setiap kelas dapat mengirimkan perwakilan untuk tampil dan menyampaikan pesan moral melalui seni.
Kegiatan ini tidak hanya mengembangkan bakat, tetapi juga mempererat kebersamaan antar siswa. Dukungan dari guru dan orang tua yang hadir pun menambah semangat dan makna dari peringatan Isra Miraj.
Baca juga: Jelang Isra Miraj 2026, ini alasan pentingnya menunaikan shalat
Baca juga: Isra Mikraj, Menag ajak umat peduli alam dan sosial lewat nilai Shalat
Baca juga: Okupansi penumpang di KAI Daop Jember naik menjelang libur Isra Miraj
Pewarta: Sean Anggiatheda Sitorus
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































