Jakarta (ANTARA) - Wisata ramah anak di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menjadi daya tarik dan pilihan favorit keluarga untuk mengisi libur Tahun Baru Imlek 2026.
"Kita memang niat ngajak anak-anak ke sini karena selain barongsai, di TMII juga banyak tempat yang bisa dilihat dan dipelajari," kata salah satu pengunjung asal Karawang, Dzulhidwanda Rusadi (35) di TMII, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa.
Selain menghadirkan pertunjukan budaya, TMII juga dinilai memiliki beragam wahana edukatif yang ramah bagi anak-anak.
"Sengaja memilih TMII karena menawarkan hiburan sekaligus pengalaman belajar bagi anak-anak," ujarnya.
Menurut Rusadi, anak-anak terlihat antusias menyaksikan pertunjukan barongsai yang digelar dalam rangka perayaan Imlek.
Setelah itu, keluarga berencana mengunjungi area wisata burung untuk memperkenalkan satwa kepada anak-anak secara langsung.
"Setelah nonton barongsai, rencananya mau ke tempat burung. Biar anak-anak juga belajar sambil jalan-jalan," ucap Rusadi.
Baca juga: Pengunjung nikmati atraksi barongsai di TMII
Dia menceritakan, perjalanan menuju TMII telah direncanakan sejak pagi. Keluarga berangkat pukul 07.00 WIB, lalu sempat singgah ke rumah saudara di Bekasi, dan tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 WIB.
"Kalau datang pagi, anak-anak masih segar, jadi bisa lebih lama keliling," katanya.
Dia menilai, konsep wisata terpadu yang dimiliki TMII memudahkan keluarga untuk mengatur aktivitas tanpa harus berpindah lokasi jauh. Ketika anak-anak mulai bosan di satu tempat, masih banyak pilihan destinasi lain di dalam kawasan.
"Kalau sudah capek di satu tempat, bisa pindah ke tempat lain. Jadi anak-anak enggak cepat bosan," kata Rusadi.
Dia pun berharap kegiatan wisata seperti ini dapat terus dikembangkan, terutama pada momen libur nasional dan perayaan besar, agar masyarakat memiliki alternatif rekreasi yang sehat dan mendidik.
Pengalaman dirinya dan keluarganya mencerminkan bahwa libur Imlek tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana memperkenalkan budaya dan edukasi kepada anak-anak melalui wisata keluarga.
Pengunjung lainnya, Hamdan (41) menyebut, dirinya bersama anak dan istri sengaja memilih TMII untuk tempat wisata sekaligus edukasi.
"Di sini kan ada barongsai, terus anak-anak bisa lihat seperti apa kemeriahan Imlek sekaligus pengalaman juga ke mereka," kata Hamdan.
Baca juga: Festival Pecinan meriahkan Imlek di TMII
Ratusan pengunjung memadati kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur untuk menyaksikan atraksi barongsai selama pekan perayaan Tahun Baru Imlek 2026.
Sejak pagi hari, pengunjung mulai berdatangan bersama keluarga dan kerabat. Mereka tampak antusias menunggu penampilan barongsai yang digelar di Plaza Kori Agung, TMII.
Dentuman tambur, simbal, dan gong yang mengiringi tarian barongsai semakin menambah semarak suasana. Atraksi barongsai menjadi salah satu daya tarik utama TMII selama pekan Imlek tahun ini.
Para penari menampilkan gerakan lincah dan atraktif, mulai dari lompatan, putaran, hingga aksi akrobatik di atas tiang-tiang tinggi. Penampilan mengundang rasa kagum dan tepuk tangan meriah dari para penonton.
Pengelola Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menargetkan sebanyak 50 ribu pengunjung selama penyelenggaraan Pekan Imlek 2026 yang berlangsung pada 14 hingga 17 Februari.
Salah satu daya tarik utama Festival Pecinan yakni pertunjukan seni tradisional, seperti atraksi barongsai yang tampil memukau di hadapan pengunjung.
Selain itu, pengelola juga menghadirkan pertunjukan Wushu (Wushu Dance) yang menampilkan seni bela diri khas Tiongkok, serta pertunjukan Bian Lian yang turut menambah nuansa oriental dalam perayaan tersebut.
Tak hanya menghadirkan hiburan budaya, TMII juga menyiapkan festival kuliner bertema Imlek.
Baca juga: TMII targetkan 50 ribu pengunjung selama Pekan Imlek
Beragam makanan khas disajikan kepada pengunjung, mulai dari bakmi, gohyong, hingga aneka hidangan lainnya yang identik dengan perayaan Tahun Baru Imlek.
Terkait dengan aspek kehalalan makanan, Suherman memastikan bahwa seluruh kuliner yang dijual di kawasan TMII telah melalui proses seleksi dan dipastikan halal.
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































