Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan harapannya agar kunjungan masyarakat dari Arab Saudi ke Indonesia dapat meningkat seiring dengan terus meningkatnya jumlah kunjungan jemaah Haji dan Umrah asal RI ke Saudi.
"Kami berharap ke depan kunjungan masyarakat Saudi Arabia ke Indonesia itu juga meningkat seiring dengan jamaah haji dan umrah kita yang juga terus meningkat," kata Wamen Dahnil dalam perayaan Hari Berdirinya Kerajaan Arab Saudi atau Saudi Founding Day, di Jakarta, Selasa.
Dahnil mengatakan bahwa Arab Saudi merupakan mitra strategis bagi Indonesia. Oleh sebab itu, menjaga hubungan dengan pemerintah kerajaan Saudi Arabia, menurutnya, merupakan keharusan.
Selain Arab Saudi, Indonesia juga adalah satu-satunya negara lain di dunia yang memiliki Kementerian yang secara strategis menangani urusan Haji dan Umrah.
Kedua Kementerian di negara masing-masing terus menjalin hubungan dan berkomunikasi secara intens dalam upaya memenuhi kebutuhan jemaah Haji dan Umrah dari Indonesia di Saudi.
Untuk itu, Dahnil berharap kunjungan dari masyarakat Saudi ke Indonesia terus meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah masyarakat Indonesia yang berkunjung ke Saudi untuk melaksanakan ibadah Haji dan Umroh.
"Tahun ini saja, jemaah umrah kita itu 2,6 juta yang ke Saudi Arabia, dan kemungkinan akan terus naik. Dan tahun ini, jamaah haji kita 221 ribu," katanya.
Sementara itu, Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia Faisal bin Abdullah Al-Amudi juga menekankan dalamnya hubungan yang telah terjalin antara Saudi dan Indonesia, yang didukung oleh hubungan yang erat antara para pemimpin dan rakyat kedua negara.
Dubes Faisal menambahkan bahwa hubungan kedua negara terus mengarah ke level yang lebih strategis, dan berharap hubungan tersebut akan terus meningkat di masa depan.
"Kerja sama antara Raja Saudi Salman bin Abdulaziz dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman dengan Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terus mengarah ke level yang lebih strategis," katanya.
"Hubungan ini akan terus ditingkatkan, sehingga hubungan tersebut mencapai apa yang kita harapkan," tambah Dubes Faisal.
Baca juga: MK diminta hapuskan ketentuan umrah mandiri dalam UU Haji dan Umrah
Baca juga: Kemenhaj siapkan asrama haji jadi opsi layanan terpadu jamaah umrah
Baca juga: RI-Arab Saudi perkuat integrasi digital pelayanan haji dan umrah
Pewarta: Katriana
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































