Bengkayang (ANTARA) - Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Miex mendorong peningkatan permohonan pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) guna memperkuat daya saing produk unggulan daerah serta melindungi identitas dan nilai tambah produk lokal.
Menurut dia, perlindungan kekayaan intelektual merupakan aspek penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta koperasi desa/kelurahan.
“Kekayaan intelektual bukan hanya soal legalitas, tetapi juga upaya menjaga identitas produk dan meningkatkan kepercayaan pasar. Dengan terdaftarnya merek, indikasi geografis maupun bentuk KI lainnya, produk lokal akan memiliki posisi tawar yang lebih kuat,” ujarnya di Singkawang saat kegiatan pendampingan pencatatan dan pendaftaran kekayaan intelektual (KI) Tahun 2026, Sabtu.
Ia menjelaskan, kegiatan pendampingan tersebut menjadi langkah strategis dalam mendorong peningkatan jumlah permohonan pendaftaran KI di Kota Singkawang, terutama terkait potensi Indikasi Geografis (IG) dan penguatan Merek Kolektif dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) serta para pelaku UMKM.
Tjhai menilai masih banyak potensi produk khas Singkawang yang memiliki keunikan dan nilai historis, namun belum terlindungi secara hukum. Karena itu, pemerintah daerah menyambut baik inisiatif Kanwil Kemenkum Kalbar yang menghadirkan pendampingan langsung kepada masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, pelaku UMKM dan koperasi dalam mengidentifikasi produk-produk unggulan yang berpotensi didaftarkan sebagai merek kolektif maupun indikasi geografis.
“Sinergi ini penting agar proses identifikasi, pendataan hingga pengajuan permohonan dapat berjalan optimal dan berkelanjutan,” katanya.
Dia berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan kekayaan intelektual semakin meningkat, sekaligus mendorong produk lokal naik kelas dan mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.
Wali Kota juga mengajak seluruh peserta memanfaatkan momentum pendampingan itu secara maksimal sebagai langkah konkret memperbanyak permohonan pendaftaran HAKI di Singkawang.
Pewarta: Narwati
Editor: Ade P Marboen
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































