Vihara Silaparamita Jaktim lakukan persiapan jelang Tahun Baru Imlek

1 week ago 7

Jakarta (ANTARA) - Pengurus dan umat di Vihara Silaparamita Cipinang, Jakarta Timur, melakukan berbagai persiapan sejak awal Februari menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026.

"Persiapan sudah kami awali sejak 7 Februari lalu. Kami mengadakan kerja bakti bersama, membersihkan altar, rupang serta seluruh area vihara," kata Ketua Vihara Silaparamita, Ferry Oranto di Jalan Raya Cipinang Jaya, Jakarta Timur, Minggu.

Rangkaian persiapan Imlek kali ini dilakukan seperti tahun sebelumnya dengan melibatkan seluruh pengurus dan umat. Kegiatan bersih-bersih ini menjadi bagian penting sebagai simbol penyucian diri dan lingkungan.

Selain kerja bakti, vihara juga menggelar upacara Tepekong Naik pada tanggal 24 bulan 12 dalam kalender Imlek yang dikenal sebagai hari membersihkan rumah.

"Itu hari penting bagi umat. Biasanya menjadi momentum untuk membersihkan tempat ibadah maupun rumah masing-masing," katanya.

Baca juga: Pemkot Jaktim perketat pengawasan daging jelang Ramadhan dan Imlek

Untuk pelaksanaan ibadah utama, Vihara Silaparamita akan menggelarnya pada malam tahun baru Imlek, yakni Senin (16/2) besok. "Ibadah Imlek dilaksanakan pada malam pergantian tahun, mulai pukul 19.00 WIB sampai selesai," ujarnya.

Selain itu, vihara yang beraliran Tridharma tersebut rutin menggelar ibadah malam Imlek setiap tahun sebagai bentuk rasa syukur dan doa menyambut tahun baru.

Dalam rangkaian ibadah tersebut, selain persembahyangan, umat juga akan mengikuti ceramah keagamaan. Setelah itu, pengurus menyediakan acara kebersamaan berupa pembagian hadiah (doorprize) dan bingkisan.

Ferry menyebutkan kegiatan makan bersama biasanya dilaksanakan saat perayaan Cap Go Meh atau hari ke-15 setelah Imlek.

"Kalau makan-makan biasanya di Cap Go Meh. Di situ juga ada pertunjukan barongsai, jadi suasananya lebih meriah," katanya.

Baca juga: H-4 Imlek, 41 ribu kendaraan tinggalkan Jakarta melalui Tol MBZ

Persiapan menjelang Tahun Baru Imlek 2026 di Vihara Silaparamita, Jalan Raya Cipinang Jaya, Cipinang, Jakarta Timur, Minggu (15/2/2026). (ANTARA/Siti Nurhaliza)

Perayaan Cap Go Meh menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan umat karena selain ibadah juga diisi dengan hiburan budaya dan silaturahmi.

Ferry mengungkapkan, Vihara Silaparamita ini memiliki kapasitas yang cukup besar untuk menampung umat dalam perayaan hari besar.

"Kalau acara besar seperti Waisak, kapasitas total atas dan bawah bisa sampai 800 sampai 1.000 orang," kata Ferry.

Namun, khusus pada malam Imlek, jumlah umat yang hadir biasanya tidak sebanyak perayaan besar lainnya.

"Untuk malam Imlek biasanya sekitar 150 sampai 200 orang saja. Karena banyak umat yang merayakan malam tahun baru bersama keluarga di rumah," ujar Ferry.

Baca juga: Jakarta diselimuti nuansa perayaan menjelang Tahun Baru Imlek

Sementara itu, untuk ibadah rutin mingguan setiap hari Minggu, jumlah umat yang hadir berkisar antara 90 hingga 100 orang. Pada malam Imlek, jumlah jamaah biasanya lebih ramai dibandingkan ibadah mingguan.

Terkait persiapan dan rangkaian perayaan Imlek tahun ini, Ferry memastikan tidak ada perbedaan signifikan dibandingkan tahun lalu. "Sama saja, tidak ada yang berbeda. Rangkaian acaranya masih seperti tahun sebelumnya," ungkap Ferry.

Ferry berharap seluruh rangkaian ibadah dan perayaan dapat berjalan dengan lancar serta memberikan makna spiritual bagi umat.

Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, Vihara Silaparamita siap menyambut Tahun Baru Imlek 2026 dengan penuh khidmat, sederhana dan sarat makna kebersamaan.

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |