ULM perkuat ekosistem kewirausahaan cetak pelaku usaha muda inovatif

3 hours ago 1
Program ini juga sejalan dengan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang ditargetkan mencapai delapan persen per tahun

Banjarmasin (ANTARA) - Universitas Lambung Mangkurat (ULM) memperkuat ekosistem kewirausahaan sebagai upaya mencetak pelaku usaha muda yang inovatif melalui Rocket Incubation by YABN 2026.

"Sebanyak 47 mahasiswa ULM penerima beasiswa Indonesia Bright Future Leader (IBFL) mengikuti program pengembangan kapasitas kewirausahaan," kata Wakil Rektor ULM Bidang Kerjasama, Humas dan Sistem Informasi Dr Yusuf Azis di Banjarmasin, Minggu.

Dia mengatakan, Rocket Incubation 2026 hasil kerja sama ULM dengan Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN) berkolaborasi dengan Yayasan Indonesia Setara bersama Sandination Academy.

Yusuf menegaskan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan dan ekosistem inkubasi dalam menciptakan wirausaha muda yang siap bersaing.

Baca juga: Wamentan minta hasil riset pertanian menjangkau wirausaha muda

Hal ini sejalan dengan komitmen universitas dalam mendorong mahasiswa menjadi pelaku usaha.

Dalam program ini mahasiswa diberikan pengalaman praktik kewirausahaan yang komprehensif melalui pendampingan intensif, sehingga mahasiswa tidak hanya memiliki pengetahuan teoritis, tetapi juga keterampilan bisnis yang aplikatif.

Yusuf menyebut program ini juga sejalan dengan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang ditargetkan mencapai delapan persen per tahun.

"Dari tangan generasi muda inilah kita harapkan lahir pengusaha nasional masa depan,” ujarnya.

Rocket Incubation berlangsung selama enam bulan dengan skema pendampingan, monitoring, dan evaluasi terstruktur.

Program ini dirancang untuk menciptakan generasi wirausaha muda yang adaptif, tangguh, dan mampu memberikan dampak ekonomi dan sosial.

Baca juga: Menparekraf: pelaku usaha muda pilar pertumbuhan ekonomi Indonesia

Pewarta: Firman
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |