Moskow (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Minggu, mengatakan bahwa pihaknya akan segera memulai blokade angkatan laut di Selat Hormuz untuk mencegah Iran melakukan apa yang disebutnya sebagai "pemerasan".
"Blokade akan segera dimulai. Negara-negara lain akan terlibat dalam blokade ini," tulis Trump di platform Truth Social.
Trump menambahkan Angkatan Laut AS akan memblokade semua kapal yang mencoba masuk atau keluar dari Selat Hormuz hingga semua pihak diizinkan masuk dan keluar.
"Saya juga telah menginstruksikan Angkatan Laut kami untuk mencari dan mencegat setiap kapal di perairan internasional yang membayar upeti kepada Iran. Tidak ada pihak mana pun yang membayar bea masuk ilegal akan mendapatkan jalur aman di laut lepas," ucap Trump.
Baca juga: Iran wacanakan pungutan tol untuk kapal melintasi Selat Hormuz
Dia menegaskan bahwa ia tidak akan membiarkan negara mana pun, terutama negaranya sendiri, untuk "diperas" oleh Iran.
Lebih lanjut, Trump menuduh Iran tetap bersikeras melanjutkan ambisi nuklirnya setelah perundingan damai di Islamabad.
"Pertemuan berjalan baik, sebagian besar poin telah disepakati; tetapi satu-satunya poin yang benar-benar penting, nuklir, tidak tercapai," ujar Trump.
Dia mengatakan pihak Iran masih "menginginkan nuklir".
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Iran tegaskan akan tetap pertahankan Selat Hormuz hingga kompensasi
Baca juga: Iran batasi 12 kapal per hari di Selat Hormuz, biaya 2 juta dolar AS
Baca juga: Negosiasi AS-Iran buntu, tawaran final Washington ditolak Teheran
Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































