Trump beri peringatan keras ke Iran: "Hal besar segera terjadi"

56 minutes ago 3

Istanbul (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan peringatan keras pada Minggu bahwa dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.

Ia memperingatkan bahwa “perkembangan besar” akan segera terjadi jika Teheran gagal mengubah sikap dan perilakunya.

"Pertanyaannya adalah apakah dan kapan saya akan menghancurkan seluruh negara itu? Mereka sebaiknya menjaga sikap," kata Trump kepada jaringan televisi AS, Fox News, saat merinci pendekatannya terhadap konflik tersebut.

Presiden AS itu menjelaskan opsi yang dimilikinya saat ini mencakup menghancurkan negara tersebut sepenuhnya, membiarkannya "membusuk" secara ekonomi, atau merundingkan sebuah kesepakatan damai.

Ia menambahkan bahwa "hal-hal yang sangat besar akan terjadi dalam waktu dekat”.

Ketika ditanya mengenai Sidang Majelis Umum PBB yang dimulai pada Senin (21/9), Trump mengisyaratkan kesediaannya untuk menempuh jalur diplomasi.

Ia menyatakan "kemungkinan terbuka" untuk menggelar pertemuan dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian.

Menanggapi ketegangan yang lebih luas di kawasan Timur Tengah, Trump menegaskan bahwa Washington terus menjalin komunikasi intensif dengan kelompok Houthi di Yaman.

Langkah ini menyusul serangan rudal balistik terbaru yang dilancarkan Houthi ke wilayah Arab Saudi.

Menurut Trump, kelompok tersebut telah sepakat untuk tidak menyerang atau terlibat konfrontasi dengan pasukan militer AS.

Sumber: Anadolu

Baca juga: PBB: AS kemungkinan lakukan kejahatan perang di Iran

Baca juga: Iran ancam Selat Hormuz akan ditutup hingga AS penuhi komitmen

Baca juga: Media: Serangan Iran porak-porandakan pangkalan AS di Timur Tengah

Penerjemah: Yashinta Difa
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |