Transjakarta koridor 13 terlambat pada Jumat pagi akibat banjir

3 days ago 3

Jakarta (ANTARA) - PT Transjakarta menyampaikan layanan koridor 13 (Puri Beta-Petukangan) mengalami keterlambatan signifikan pada Jumat pagi akibat banjir di sekitar Jalan Swadarma dan kepadatan lalu lintas di kawasan Petukangan.

"Waktu tempuh perjalanan saat ini mencapai 1 jam 20 menit, imbas hujan deras dan kepadatan arus lalu lintas," kata Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani di Jakarta.

Rute 13B (Puri Beta-Pancoran) dan L13E (Puri Beta-Flyover Kuningan), kata dia, juga terlambat karena banjir di sekitar Jalan Swadarma.

Sementara itu, sejumlah layanan yang dihentikan sementara, yakni ​1C (Blok M-Pesanggrahan) imbas banjir di Jalan Haji Gari kedua arah dan 8E (Blok M-Bintaro Kodam) imbas banjir di Jalan Haji Gari kedua arah.

Kemudian, Mikrotrans ​JAK 32 (Petukangan-Lebak Bulus) dan JAK 49 (Lebak Bulus-Cipulir) karena banjir di Jalan Bintaro Permai (H. Gari) dan Ciledug Raya (ITC Cipulir).

Transjakarta juga mengalihkan sejumlah rute layanan, yakni 1M (Blok M-Meruya) akibat banjir setinggi 50 cm di Jalan Swadarma Raya.

Selain itu, rute ​5N (Kampung Melayu-Ragunan) ikut dialihkan akibat luapan sungai di jalur Pasar Kambing.

Lalu, ada pula rute yang diperpendek, yakni Mikrotrans JAK 22 (Dwikora-Penas Kalimalang) akibat genangan setinggi 30-40 cm di simpang Cawang.

Sejumlah rute Mikrotrans yang turut dialihkan, yaitu ​JAK 27 (Pulogebang-Rorotan), JAK 37 (Cililitan-Condet via Kayu Manis), JAK 40 (Pulogebang-Pasar Modern), JAK 71 (Kampung Rambutan-Pinang Ranti), dan JAK 95 (Lebak Bulus-Terminal Pasar Minggu).

Baca juga: Transjakarta setop operasional sejumlah rute layanan imbas banjir

Baca juga: Empat rute Transjakarta diubah mulai 21 Februari 2026

Baca juga: Mulai 19 Februari, penumpang diizinkan berbuka di armada Transjakarta

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |