TNI pulihkan fasilitas SDN di Tapanuli Tengah pascabanjir susulan

3 hours ago 2

Medan (ANTARA) - Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan memulihkan fasilitas SD Negeri (SDN) 153065 Lopian 2 di Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, pascabanjir susulan di wilayah tersebut.

"Saat ini, kondisi sekolah berhasil dipulihkan sepenuhnya dengan progres mencapai 100 persen pasca-banjir susulan pada pertengahan Februari tersebut," ujar Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap di Medan, Minggu.

Asrul mengatakan lingkungan sekolah tersebut telah siap digunakan kembali, sehingga aktivitas belajar mengajar dapat berjalan dengan normal di wilayah tersebut.

Menurutnya, pembersihan sekolah dasar itu menjadi prioritas Satgas Gulbencal Kodam I/Bukit Barisan karena berkaitan langsung dengan keberlangsungan pendidikan anak-anak pasca-bencana.

"Personel yang tergabung Satgas Gulbencal bergerak cepat membersihkan seluruh area sekolah agar para siswa dapat kembali belajar dengan aman dan nyaman," ujar dia.

Kapendam mengatakan pembersihan dilaksanakan oleh personel Koramil 04/Pinangsori Kodim 0211/TT bersama personel Yon TP 908 yang tergabung dalam Satgas Gulbencal Kodam I/BB.

Kegiatan pembersihan sekolah dasar itu dengan menggunakan peralatan manual seperti sekop, cangkul, angkong, sapu, dan kain pel untuk memastikan seluruh area sekolah kembali bersih dan aman.

"Pemulihan fasilitas pendidikan, khususnya sekolah dasar, menjadi bagian penting dalam membantu masyarakat bangkit setelah bencana yang terjadi di wilayah itu,” ucapnya.

Satgas Gulbencal Kodam I/Bukit Barisan terus bekerja secara maksimal untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan pasca-bencana alam di daerah tersebut.

Baca juga: TNI selesaikan jembatan perintis di Batu Bara penghubung antardesa

Baca juga: Penyintas bencana di Pidie Jaya harapkan relokasi ke hunian layak

Baca juga: BNPB tegaskan bantuan korban bencana terus berjalan secara bertahap

Pewarta: M. Sahbainy Nasution
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |