Timnas futsal putri siap berlaga di Kejuaraan ASEAN 2026

3 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Pelatih timnas futsal putri Indonesia Luis Estrela menyatakan timnya siap berlaga di Kejuaraan ASEAN Futsal Putri 2026 yang digelar di Thailand sepekan ke depan di Terminal 21 Korat, Nakhon Ratchasima.

"Kami menyelesaikan minggu keempat dari persiapan. Kami mengadakan pelatihan selama satu bulan. Kami mulai dengan 19 pemain, sekarang kami memiliki 14 pemain. Sudah persiapan yang baik, tim membaik, dan saya pikir kami siap untuk tantangan," kata Estrela dalam wawancaranya di Instagram timnas futsal Indonesia, dikutip Senin.

Indonesia akan memulai perjalanannya di kejuaraan ini dari Grup A bersama Thailand dan Malaysia. Laga perdana Indonesia akan berlangsung besok Selasa (24/2) malam melawan tuan rumah Thailand, kemudian ditutup dengan menghadapi Malaysia sehari kemudian.

Di grup lainnya, Vietnam, Myanmar, Filipina, dan Australia akan bersaing di Grup B. Di kejuaraan ini, hanya juara dan runner-up grup yang dipastikan lolos ke babak semifinal yang dimainkan pada Sabtu (28/2).

Pemenang laga semifinal akan melaju ke babak final pada Senin (2/3), sementara yang kalah akan memainkan laga perebutan tempat ketiga pada hari yang sama.

Baca juga: Timnas Putri panggil 19 pemain untuk TC Women’s Futsal Championship

Baca juga: FFI berencana hadirkan Four Nations untuk timnas futsal putri

Di kejuaraan ini, Estrela membawa 14 nama pemain terbaik futsal putri Indonesia. Dari kiper, ada Riska Aprilia dan Fitry Amelya, dilanjutkan posisi anchor yang ditempati Novita Murni Piranti, Diah Tri Lestari, dan Nizrina Fauziah Permana.

Di posisi flank, Estrela membawa enam pemain, yaitu Marsya Aulia Nurhalisa, Quisepina Anastasia T. Olin, Dhea Febrina Bangun, Fitri Rosdiana, Fitri Sundari, dan Ikeu Rosita

Lalu, untuk posisi pivot, pelatih asal Portugal itu memilih tiga nama, yakni Insyafadya Salsabillah, Agnes Matulapelwa, dan Nisma Francida Rusdiana.

Dalam wawancaranya itu, Estrela mengungkapkan bahwa sebenarnya persiapan timnya tak terlalu maksimal karena tak ada laga persahabatan yang dimainkan.

Kendati demikian, ia mengaku tak ingin menjadikan itu sebuah alasan. "Saya pikir penting untuk mengetahui bahwa kali ini kami tidak memiliki pertandingan persahabatan yang ingin kami siapkan. Kami memiliki beberapa pemain yang minggu ini harus pulih untuk beberapa masalah, tentang flu," kata dia.

"Tapi tak ada alasan, kami sudah siap untuk menghadapi tantangan dan saya sangat senang dengan kerja tim saya," tambah dia.

Indonesia tiba di kejuaraan ini setelah mencetak sejarah, dengan meraih perak SEA Games 2025 di Thailand. Ketika itu, Garuda Pertiwi melaju ke final setelah mengalahkan tuan rumah Thailand, sebelum kemudian mereka ditekuk Vietnam pada laga final.

Baca juga: Israr Megantara berhasrat bermain di luar negeri

Baca juga: Mengemas liga futsal ke kancah internasional

Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Gilang Galiartha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |